News Feed
light_mode
Trending Tags

Peringkat Jakarta Kalah Jauh dari Dubai dan Labuan di Indeks Keuangan

  • account_circle Robi
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta- Penasihat Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, Hakam Naja, menyoroti masih rendahnya peringkat Jakarta di kancah pusat keuangan global dibandingkan negara-negara yang lebih dulu mengembangkan kawasan keuangan internasional berbasis syariah, seperti Dubai dan Malaysia.

“Jakarta itu ranking 86,” kata Hakam Naja saat memaparkan hasil Global Financial Centers Index (GFCI) edisi ke-39 yang dirilis 26 Maret 2026, dalam diskusi publik CSED INDEF yang tayangannya diunggah kanal YouTube INDEF, Jumat (7/8/2026).

Ia membandingkannya dengan Dubai International Financial Center (DIFC) yang berada di peringkat 7, serta dua kawasan di Malaysia yakni Kuala Lumpur di peringkat 42 dan Labuan di peringkat 55. Menurut Hakam, dari sepuluh besar GFCI, tujuh di antaranya berasal dari Asia, menandakan pergeseran pusat gravitasi pasar keuangan dunia ke kawasan Asia Pasifik.

Hakam menjelaskan, Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dibentuk dengan target ambisius senilai Rp300–500 triliun, namun persiapannya relatif singkat dibanding contoh internasional. DIFC misalnya, telah berdiri sejak 2004 dan kini mengelola lebih dari 10.000 perusahaan dengan aset kelolaan sekitar 176 miliar dolar AS, sementara Labuan di Malaysia sudah berjalan sejak era 1990-an.

“Keberhasilan dan keunggulan PFII ini selama ini memang tidak pernah hanya dari insentif pajak yang ditawarkan,” ujar Hakam. Ia menyebut setidaknya ada empat pondasi utama yang saling terkait: kepastian hukum, stabilitas makroekonomi, ekosistem keuangan yang lengkap, dan reputasi internasional.

Ia juga mengingatkan potensi risiko capital round tripping, praktik dana domestik yang sengaja dialihkan lebih dulu ke luar negeri, kerap melalui yurisdiksi bebas pajak, lalu dibawa kembali masuk sebagai seolah-olah investasi asing langsung untuk menikmati insentif fiskal.

“Sebenarnya duit dalam negeri, tapi dibawa dulu keluar agar menjadi seolah-olah ada dari luar,” katanya, seraya menyebut praktik itu sebagai salah satu risiko yang perlu dimitigasi bersama pencucian uang, penyembunyian kepemilikan manfaat, dan tumpang tindih kewenangan antarlembaga.

Mengacu pada praktik terbaik di DIFC dan Labuan, Hakam merekomendasikan agar layanan keuangan syariah pada tahap awal ditempatkan sebagai bagian dari rumah besar PFII dengan jendela tersendiri, format layanan ganda konvensional dan syariah (dual financial system), alih-alih dipaksakan berdiri sendiri sejak awal.

Ia turut menekankan pentingnya kelembagaan pendukung, mulai dari dewan pengawas jasa keuangan hingga lembaga penegakan hukum dan penyelesaian sengketa yang memiliki unit khusus berkompetensi syariah.

“Investasi kita yang berbasis insentif pajak nol persen sampai 30 tahun itu saya kira menjadi tidak berkualitas. Kita banyak mengalami kerugian,” ujar Hakam, menegaskan PFII harus diarahkan untuk menarik investasi berkualitas, bukan sekadar dana jangka pendek yang mudah masuk dan keluar.

Sebagai penutup, Hakam menyoroti sektor-sektor yang berpotensi dioptimalkan lewat investasi keuangan syariah PFII, antara lain makanan halal, fesyen muslim, pariwisata muslim, kosmetika halal, hingga hilirisasi sumber daya alam termasuk emas.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • IIMS 2023 Bukukan Total Transaksi Sebanyak Rp 3,2 Triliun

    IIMS 2023 Bukukan Total Transaksi Sebanyak Rp 3,2 Triliun

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta –  Puncak acara Indonesia International Motor Show (IIMS)  BOOST 2023, di JIExpo Kemayoran Jakarta.

  • MK Kabulkan Permohonan PK FPE KSBSI PT Freeport Indonesia

    MK Kabulkan Permohonan PK FPE KSBSI PT Freeport Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi yang diajukan oleh Pengurus Komisariat Federasi Pertambangan dan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (PK FPE KSBSI) PT Freeport Indonesia terhadap Pasal 161 ayat (2) dan Pasal 164 ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Putusan Nomor 139/PUU-XXIII/2025 […]

  • Bantu Konsumen Temukan Mobil Impian Lebih Mudah Astra Financial Luncurkan Seva

    Bantu Konsumen Temukan Mobil Impian Lebih Mudah Astra Financial Luncurkan Seva

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Membeli mobil baru merupakan sebuah proses yang panjang. Mulai dari menentukan pilihan jenis kendaraan, bertemu dealer, melakukan test drive, menegosiasikan harga, hingga menentukan pilihan pembiayaan kendaraan yang tepat. Untuk mempermudah proses tersebut, Astra Financial meluncurkan inovasi digital terbaru, SEVA, sebuah platform digital yang membantu konsumen untuk menemukan mobil baru dengan dukungan konsultasi keuangan […]

  • Gus Menteri : UNY Harus Terjun  Langsung Ke Desa

    Gus Menteri : UNY Harus Terjun Langsung Ke Desa

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Yogyakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Ruang Sidang Utama Rektorat, Jumat (21/5/2021). Kehadiran Menteri Desa dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dan Alumnus UNY. Gus Menteri, sapaan akrabnya meyakini jika UNY adalah Universitas yang diberkahi yang ditandai […]

  • Kemendes PDTT Targetkan 10.000 Desa Tertinggal Menjadi Desa Berkembang

    Kemendes PDTT Targetkan 10.000 Desa Tertinggal Menjadi Desa Berkembang

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memberikan ceramah secara virtual kepada peserta Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) 11 Tahun 2020 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Senin (16/11/20). Dalam ceramahnya, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini menjelaskan tentang pemanfaatan dan penggunaan dana desa, […]

  • Ini kriteria Kabinet Prabowo jika menang Pilpres 2019

    Ini kriteria Kabinet Prabowo jika menang Pilpres 2019

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2019
    • account_circle Adin
    • 0Komentar

    INAnews Tv , Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membeberkan kriteria orang-orang yang duduk di kabintenya nanti bila terpilih dalam Pemilu Presiden 2019.

expand_less