INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Mendag, Gita Wirjawan menyoroti rendahnya rata-rata kecerdasan intelektual (IQ) masyarakat Indonesia sebagai tantangan besar dalam mengejar target menjadi kekuatan ekonomi global pada 2045.
Ia menyebut sejumlah survei internasional mencatat rata-rata IQ Indonesia berada di kisaran 78 hingga 87, tergantung sumber publikasinya.
“Ada yang bilang 84, ada yang bilang 78,” kata Gita, sembari menekankan bahwa angka tersebut merupakan rata-rata sehingga ada kelompok masyarakat dengan IQ jauh di bawah itu, saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Helmy Yahya, Senin (3/8/2026).
Ia menyinggung perbandingan yang menurutnya perlu direnungkan bersama, yakni jarak yang tipis antara rata-rata IQ tersebut dengan IQ primata seperti gorila yang berkisar di angka 70-an.
Meski demikian, Gita menegaskan optimismenya bahwa kondisi itu bisa diperbaiki lewat investasi pendidikan yang serius, terutama sejak usia dini hingga 16 tahun — periode yang menurutnya paling menentukan pembentukan dan pertumbuhan kognisi manusia.
“Kalau kita sudah bisa menunjukkan langkah untuk mengarah ke 110, enggak perlu mutlak hari ini 110… gua yakin banget keemasan 2045 tuh akan terwujud,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kehadiran figur atau role model, baik di keluarga, sekolah, tempat ibadah, maupun lingkungan sosial lain, dalam membentuk kapasitas otak anak-anak Indonesia.






