News Feed
light_mode
Trending Tags

Sorotan untuk KHAS Parapat Hotel: Aliansi Mahasiswa Desak Investigasi Lingkungan di Kawasan Danau Toba

  • account_circle Syubhan Akib
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Parapat, INAnews – Kawasan wisata Danau Toba kembali dihebohkan dengan isu tata kelola lingkungan yang melibatkan salah satu unit akomodasi ternama, KHAS Parapat Hotel.

Hotel berplat merah yang berada di bawah pengelolaan PT Hotel Indonesia Properti (HIPRO) ini menuai kritik pedas lantaran diduga melanggar aturan baku mutu air limbah serta standar teknologinya, yang memicu kekhawatiran akan ancaman kerusakan ekosistem sekitar.

Sebelumnya, citra hotel BUMN ini juga sempat tercoreng akibat isu pelanggaran norma ketenagakerjaan. Sorotan kini semakin melebar setelah Aliansi Mahasiswa Pemuda Danau Toba (AMPDT) turun tangan menguliti persoalan lingkungan hidup di sana.

“Sebelumnya kita sudah mendengar berita-berita viral KHAS Parapat Hotel terkait dugaan pelanggaran norma ketenagakerjaan. Namun kali ini, kita bersama teman-teman mahasiswa dan pemuda sekawasan Danau Toba menyoroti perusahaan milik BUMN ini dari sisi pengelolaan lingkungan hidupnya,” kata Koordinator Wilayah Kabupaten Simalungun AMPDT, Choky Simarmata, S.Sos.

Temuan Investigasi Lapangan

Berdasarkan pemantauan berkala yang dilakukan oleh tim advokasi lingkungan AMPDT selama empat bulan terakhir, terungkap adanya indikasi kelalaian serius pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hotel tersebut.

“Kita sudah lakukan investigasi dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Kami menemukan beberapa hal, termasuk dugaan pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar teknologi pengelolaan air limbah domestik dan dugaan penggelapan pajak air permukaan,” tambah Choky.

Nada kekecewaan turut disuarakan oleh Koordinator Wilayah Kabupaten Samosir AMPDT, Ambrin BW Simbolon. Sebagai entitas bisnis milik negara, KHAS Parapat Hotel seharusnya bisa menjadi teladan utama dalam menjaga kelestarian alam.

“Sangat kita sayangkan. Mereka ini kan perusahaan milik negara (BUMN), harusnya mereka juga turut serta bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba,” tutur Ambrin.

Melalui sambungan telepon, Ambrin secara tegas meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simalungun untuk bergerak cepat meninjau lokasi secara langsung.

“Danau Toba ini kan milik bersama, bukan milik KHAS Parapat Hotel saja. Kita harap kiranya DLH Simalungun segera melakukan pemantauan dan investigasi langsung ke lokasi,” tegasnya.

Desakan Transparansi dan Audit Menyeluruh

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina AMPDT, Jhony Barimbing, berpandangan bahwa polemik operasional ini wajib segera diklarifikasi secara terbuka agar tidak memicu kebingungan di tengah masyarakat.

“Jika benar mereka tidak mengelola limbah hotelnya sesuai dengan standar teknologi, kami pikir itu adalah hal yang sangat keliru. Masalah ini perlu diklarifikasi secara terbuka agar informasinya tidak simpang siur,” ujar Jhonny.

Ia menambahkan, pengelolaan limbah yang buruk sangat mencederai prinsip sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan, padahal hotel ini seharusnya menjadi role model bagi industri perhotelan lain di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Sebagai langkah nyata pengawalan kasus, Ketua Umum AMPDT, Rico Nainggolan, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi ke berbagai lembaga dan kementerian terkait agar permasalahan ini diusut tuntas tanpa jalan ditempat.

“Kami berkomitmen untuk tidak membiarkan penanganan dugaan pelanggaran lingkungan ini berjalan di tempat dengan mengawal dan mendalami dugaan pelanggaran hukum lingkungan ini. Kami telah bersurat secara resmi kepada Injourney Hospitality, Kemensesneg, Kemenpar, Komisi VI dan VII DPR-RI, Badan Pemilik (BP) BUMN, PT HIPRO, hingga manajemen KHAS Parapat Hotel,” ujar Rico.

Aliansi mahasiswa dan masyarakat mendesak instansi berwenang untuk segera menggelar audit lingkungan secara menyeluruh serta memproses jalur hukum jika terbukti adanya tindak pidana.

Jika dibiarkan, pencemaran limbah cair ini dikhawatirkan menurunkan kualitas air, merusak struktur tanah, hingga memunculkan risiko kesehatan berupa penyebaran penyakit serta bau tidak sedap di sekitar Danau Toba.

  • Penulis: Syubhan Akib

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Kemnaker Bakal Dirikan Balai Latihan Kerja di Gorontalo

    Kemnaker Bakal Dirikan Balai Latihan Kerja di Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyambut positif rencana pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) milik Kemnaker di Provinsi Gorontalo. Menurut Menaker Ida, pendirian BLK sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun sedikitnya 1 BLK UPTP di tiap provinsi. “Kami menyambut baik usulan Pak Gubernur terkait pendirian BLK UPTP Gorontalo. […]

  • Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kalangan PSMTI

    Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kalangan PSMTI

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta –  Dalam kehidupan demokrasi, persatuan tidak seharusnya dimaknai sebagai keseragaman yang bersifat simbolis dan atributif, tetapi pada kesatuan paradigma dan visi kebangsaan. Gagasan ini mengedepankan konsep wawasan kebangsaan, sebagai cara pandang yang bersifat holistik, mampu melihat setiap persoalan dari berbagai sudut pandang, dengan tetap menjadikan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai dasar pijakan. Hal […]

  • Waskita Modern Realti Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Kayuringin Jaya

    Waskita Modern Realti Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Kayuringin Jaya

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Bekasi – Dalam momentum jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, PT Waskita Modern Realti (WMR), anak perusahaan dari PT Waskita Karya Realty, (Waskita Realty) menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga prasejahtera yang terkena dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), khususnya di Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi, Jawa Barat, yang berdekatan dengan lokasi kantor perusahaan. Bantuan […]

  • Menlu Sugiono Tegaskan Pemerintah Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina di Forum Internasional

    Menlu Sugiono Tegaskan Pemerintah Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina di Forum Internasional

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta–  Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menghadiri aksi Bela Palestina bertajuk “Bersatu Padu Selamatkan Gaza” yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Ahad (3/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kehadirannya mewakili komitmen penuh pemerintah Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara konsisten membawa isu Palestina ke berbagai forum […]

  • Tokoh Tionghoa Indonesia, Hartono tutup usia

    Tokoh Tionghoa Indonesia, Hartono tutup usia

    • calendar_month Jumat, 12 Okt 2018
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id – Almarhum Drs.Hartono adalah seorang tokoh TiongHoa yang telah memberikan dharma baktinya di Departemen Pertahanan dan Keamanan sebagai Pegawai Negeri sipil selama 30 tahun hingga pensiun.

  • Menyambut Desa Bojong Kulur Sebagai Desa Wisata, LSPR Berikan Penyuluhan Strategi Komunikasi

    Menyambut Desa Bojong Kulur Sebagai Desa Wisata, LSPR Berikan Penyuluhan Strategi Komunikasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – LSPR Communication and Business Institute berinisiasi untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui Program LSPR Literasi Desa. Berangkat dari fenomena pandemi COVID-19 yang memberikan dampak signifikan kepada perekonomian, LSPR Institute melihat adanya potensi desa wisata yang bisa dikembangkan dan diharapkan nantinya dapat memulihkan perekonomian di desa tersebut, tentunya juga untuk dapat mendukung sektor pariwisata Indonesia. […]

expand_less