BREAKING NEWS
dark_mode
Trending Tags

CBA Soroti Laba Pertamina Hulu Energi Anjlok USD945,5 Juta

  • account_circle Helmi Romdhoni
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta – Kinerja keuangan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi, menjadi sorotan setelah perusahaan mencatat penurunan laba pada 2025.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai penurunan tersebut patut dicermati, terutama karena terjadi pada tahun yang sama dengan adanya pergantian jajaran pimpinan di tubuh PHE.

Berdasarkan Laporan Tahunan PHE 2025, perusahaan mencatat laba tahun berjalan sebesar USD2,175 miliar.

Angka tersebut turun sekitar USD945,55 juta atau 30,30 persen dibandingkan laba tahun berjalan 2024 yang mencapai USD3,121 miliar. PHE menyebut penurunan tersebut antara lain dipengaruhi kenaikan biaya depresiasi dan penyisihan penurunan nilai aset nonkeuangan.

Sementara itu, pendapatan usaha PHE pada 2025 tercatat USD13,819 miliar, turun USD510,72 juta atau 3,56 persen dibandingkan 2024 yang mencapai USD14,330 miliar.

Menurut Uchok, penurunan kinerja tersebut perlu dilihat bersamaan dengan perubahan kepemimpinan di tingkat atas PHE.

“Setelah ada pergantian pimpinan di level atas, dari Chalid Said Salim ke Awang Lazuardi, atau dari Rinaldi Firmansyah ke Denny Januar Ali, PT Pertamina Hulu Energi seperti kena nasib malang dan tragis,” kata Uchok Sky, Minggu 27 September 2026.

Pergantian Direktur Utama PHE dari Chalid Said Salim kepada Awang Lazuardi resmi dikukuhkan pada 8 Juli 2025. Awang sebelumnya menjabat Direktur Pengembangan dan Produksi PHE.

Pada periode sebelumnya, Rinaldi Firmansyah menjabat sebagai Komisaris Utama PHE, sedangkan Chalid Said Salim menjabat Direktur Utama.

Dokumen perusahaan mencatat keduanya masih berada dalam jajaran pimpinan PHE sebelum perubahan pada Juli 2025.

Adapun Denny Januar Ali atau Denny JA kemudian ditunjuk sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PHE melalui keputusan pemegang saham pada Juli 2025.

Uchok membandingkan kinerja laba PHE pada periode sebelumnya dengan capaian setelah terjadinya perubahan pimpinan.

Namun, berdasarkan laporan tahunan perusahaan, perlu dicatat bahwa angka laba tahun berjalan PHE pada 2023 sebenarnya mencapai USD2,725 miliar, sedangkan 2024 sebesar USD3,121 miliar. Pada 2025 laba tersebut turun menjadi USD2,175 miliar.

“Jangan-jangan minimnya dan turunnya laba PT Pertamina Hulu Energi pada 2025 disebabkan minyak mentah yang mau diangkat itu memakai metode survei, ditanya dulu dengan banyak pertanyaan,” ujar Uchok.

Ia kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan proses pengangkatan atau lifting minyak mentah yang menurutnya membutuhkan biaya dan proses yang panjang.

“Ketika minyak mentah mau diangkat, harus membayar dulu. Karena memakai metode survei, baik untuk politik maupun angkat minyak mentah, ongkos mahal, dan harus membayar lebih dulu,” kata Uchok.

Meski demikian, hubungan antara pergantian pimpinan dan penurunan laba tersebut merupakan penilaian Uchok.

Laporan Tahunan PHE sendiri menjelaskan bahwa penurunan laba 2025 terutama berkaitan dengan kenaikan biaya depresiasi serta penyisihan penurunan nilai aset nonkeuangan.

Di sisi lain, kinerja arus kas operasi PHE justru menunjukkan peningkatan. Pada 2025, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai USD6,96 miliar, naik 23,62 persen dibandingkan 2024 sebesar USD5,63 miliar.

Data tersebut menunjukkan bahwa penurunan laba bersih tidak serta-merta berarti seluruh indikator keuangan PHE mengalami pelemahan. Karena itu, faktor penyebab turunnya laba perlu dibedakan antara faktor operasional, biaya depresiasi, impairment aset, harga komoditas, produksi, serta perubahan struktur dan kepemimpinan perusahaan.

Sorotan Uchok terhadap kinerja PHE pun menjadi bahan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan subholding hulu Pertamina, terutama setelah terjadinya pergantian jajaran direksi dan komisaris pada pertengahan 2025.

 

 

  • Penulis: Helmi Romdhoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Menteri AHY Harap MA Back Up Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah

    Menteri AHY Harap MA Back Up Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya menyelesaikan konflik dan sengketa pertanahan yang terjadi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak, termasuk dari Mahkamah Agung. “Kami bermohon tentunya kepada Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung dan jajaran termasuk yang ada di pusat dan daerah. Kita ingin agar […]

  • Honda Racing Indonesia Perkenalkan Pembalap Muda Berbakat Untuk Balapan Musim 2021

    Honda Racing Indonesia Perkenalkan Pembalap Muda Berbakat Untuk Balapan Musim 2021

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Adin
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Tim balap Honda Racing Indonesia (HRI) memperkenalkan komposisi pembalap baru pada press conference yang digelar secara virtual, 25 Maret 2021. Para pembalap HRI ini disiapkan untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kejuaraan dari Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2021 yang akan diselenggarakan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Salah satu pembalap baru yang […]

  • Gebrakan Awal Tahun 2026,  Royal Alloy Luncurkan Scooter Matic Classic 250cc Sebagai Scooter Premium

    Gebrakan Awal Tahun 2026, Royal Alloy Luncurkan Scooter Matic Classic 250cc Sebagai Scooter Premium

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta- Memasuki awal tahun 2026, industri otomotif Indonesia langsung tancap gas dengan memperkenalkan  model, penyegaran warna, hingga bocoran generasi terbaru. Di awal tahun 2026 ini Royal Alloy Indonesia secara resmi meluncurkan produk terbarunya, JPS 245, melalui sebuah acara private dan intimate product launching yang digelar di Resro Parle Senayan Park, Kawasan Jakarta Selatan,  pada Selasa […]

  • Kesiapan Rangkaian Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029

    Kesiapan Rangkaian Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menyampaikan kesiapan rangkaian pelantikan serta pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 di Kompleks Istana Kepresiden, Jakarta. Persiapan rangkaian kegiatan dimulai dari ketibaan para tamu negara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. “Sekarang sedang berlangsung masih penambahan (tamu […]

  • Mendagri Minta Seluruh Jajaran Dinas Dukcapil Secara Cepat Layani Data Adminduk Korban Terdampak Bencana

    Mendagri Minta Seluruh Jajaran Dinas Dukcapil Secara Cepat Layani Data Adminduk Korban Terdampak Bencana

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Syamsul Bahri
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., instruksikan agar Jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Seluruh Indonesia untuk Melayani Data Administrasi Kependudukan secara cepat, terutama bagi Korban terdampak Bencana.

  • KSBSI Gelar Demo dan Datangi SekNeg Kirimi Jokowi Surat Pernyataan Sikap

    KSBSI Gelar Demo dan Datangi SekNeg Kirimi Jokowi Surat Pernyataan Sikap

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( KSBSI) menggelar aksi unjuk rasa di Patung Kuda Jalan Merdeka Barat. Aksi ini dilakukan setelah KSBSI mencermati pasca Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa UU Cipta Kerja inkonstitusional dan harus direvisi. Aksi unjuk rasa yang digelar di patung kuda pada […]

expand_less