BREAKING NEWS
dark_mode
Trending Tags

UIMandiri GLOBAL Insight Seri ke-2 Hadirkan Profesor dari Hong Kong, Bahas Gerakan Perdamaian Ekologis

  • account_circle Syubhan Akib
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG SELATAN, INAnews – Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) kembali menghadirkan forum akademik bertaraf internasional melalui UIMandiri GLOBAL Insight – 2nd Series. Kali ini, UIMandiri mengundang Prof. Lap Yan Kung dari The Chinese University of Hong Kong sebagai pembicara utama.

Mengangkat tema “Toward an Ecological Peace Movement: A Post-Colonial Lens”, kegiatan ini berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Indonesia Mandiri dan diikuti oleh sivitas akademika serta mahasiswa UIMandiri.

Rektor UIMandiri, Dr. Rustono Farady Marta, M.Med.Kom., mengatakan kehadiran Prof. Kung menjadi kesempatan penting bagi sivitas akademika untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih luas mengenai isu perdamaian dan lingkungan.

Menurutnya, forum ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif global dengan pengalaman lokal yang ada di Lampung Selatan.

“Pertemuan ini bukan hanya tentang berbagi pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana kita melihat persoalan lingkungan dari pengalaman yang berbeda. Dari Hong Kong kita belajar perspektif global, sementara dari Lampung Selatan kita punya pengalaman dan kearifan lokal yang juga penting untuk dibawa ke dalam percakapan dunia,” ujar Rustono.

Ia menjelaskan, konsep perdamaian ekologis tidak bisa hanya dipahami dari persoalan menjaga hutan, sungai, atau melakukan konservasi. Lebih dari itu, isu tersebut berkaitan dengan cara manusia menjalani kehidupan, menggunakan sumber daya, membangun sistem ekonomi, hingga menentukan apa yang dianggap sebagai kemajuan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak mengenal tiga konsep utama, yaitu Aesthetic Literacy, Kenotic Capital, dan Lifestyle Politics. Ketiganya menjadi pintu masuk untuk merefleksikan kembali bagaimana manusia melihat lingkungan, menjalani kehidupan, berbagi dengan sesama, serta memperlakukan dunia di sekitarnya.

Rustono juga menghubungkan pembahasan tersebut dengan semangat UIMandiri GLOBAL, yakni Gratitude, Locality, Outreach, Bravery, Adaptability, dan Literacy.

Menurutnya, menjadi Global Ready bukan berarti harus meninggalkan identitas lokal. Justru, pemahaman terhadap lokalitas menjadi modal penting untuk membawa pengalaman dan kearifan daerah ke dalam diskusi yang lebih luas.

“Menjadi bagian dari dunia global tidak berarti kita harus kehilangan jati diri. Justru, kita perlu semakin mengenal lingkungan dan budaya sendiri agar punya sesuatu yang kuat untuk dibagikan ketika masuk ke ruang global,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rustono juga menekankan bahwa perdamaian memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar tidak adanya konflik. Perdamaian berkaitan dengan keadilan, tanggung jawab, penghargaan terhadap martabat manusia, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Karena itu, menurutnya, pembahasan mengenai perdamaian ekologis juga perlu menyentuh hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari gaya hidup, aktivitas ekonomi, pilihan konsumsi, hingga cara manusia membangun hubungan dengan alam dan sesama.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan pengetahuan. Kampus juga perlu menjadi tempat untuk menguji apakah pengetahuan itu punya makna bagi kehidupan, masyarakat, dan lingkungan. Dari sana, gagasan akademik bisa berkembang menjadi tindakan yang nyata,” ujar Rustono.

Melalui UIMandiri GLOBAL Insight Seri ke-2, UIMandiri berharap dialog antara perspektif global dan kearifan lokal dapat terus berkembang. Forum ini juga diharapkan mendorong sivitas akademika untuk melihat hubungan manusia dan alam secara lebih seimbang serta ikut memikirkan masa depan yang lebih berkelanjutan.

  • Penulis: Syubhan Akib

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Puncak Anak Krakatau hilang

    Puncak Anak Krakatau hilang

    • calendar_month Minggu, 13 Jan 2019
    • account_circle Nana Chasditira
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Dampak berkelanjutan pada erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi penyebab tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

  • Target Seluruh Anak Indonesia Dapat MBG Akhir 2025

    Target Seluruh Anak Indonesia Dapat MBG Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh anak di Indonesia akan mendapatkan akses makan bergizi gratis pada akhir 2025. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media usai meresmikan proyek ketenagalistrikan di 18 provinsi di Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Senin (20/1/2025). Demikian dikutip akun X […]

  • Luar Biasa, MOI Sukses Cetak 210 Wartawan Siap UKW

    Luar Biasa, MOI Sukses Cetak 210 Wartawan Siap UKW

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) sukses membangkitkan semangat dan antusiasme para wartawan media online, yang siap Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tercatat 210 wartawan telah mengikuti Workshop Jurnalistik Pra UKW MOI secara virtual/daring menggunakan aplikasi Zoom, diselenggarakan DPP MOI bekerjasama dengan Solopos Institute. Workshop Jurnalistik Pra UKW MOI, telah […]

  • Pusjarah TNI Sedot Perhatian Pengunjung TNI Fair 2026 di Monas, Tampilkan Koleksi Bersejarah Hingga Teknologi Digital

    Pusjarah TNI Sedot Perhatian Pengunjung TNI Fair 2026 di Monas, Tampilkan Koleksi Bersejarah Hingga Teknologi Digital

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Pusat Sejarah TNI (Pusjarah TNI) turut memeriahkan gelaran TNI Fair dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang berlangsung di Monumen Nasional (MONAS), Jakarta Pusat, pada 19–20 September 2026.

  • Cegah Penularan Covid-19 Di Pasar, Kapolsek Kopang Turun Sendiri Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    Cegah Penularan Covid-19 Di Pasar, Kapolsek Kopang Turun Sendiri Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Lombok Tengah  – Kepolisian Sektor (Polsek) Kopang, Polres Lombok Tengah melakukan penyemprotan cairan disinfektan disejumlah tempat umum, Selasa (2/2/21). Siang Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan itu, dipusatkan di kompleks Pasar Jelojok Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terlihat, Kapolsek Kopang AKP Suherdi turun langsung dan melakukan penyemprotan. Suherdi mengatakan, pasar merupakan salah […]

  • Sebanyak 103 WNA di Bali Dibekuk Diduga Melakukan Cyber Crime

    Sebanyak 103 WNA di Bali Dibekuk Diduga Melakukan Cyber Crime

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Bali – Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian berhasil membekuk ratusan WNA yang diduga melakukan kejahatan cyber melalui operasi Bali Becik.

expand_less