Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

BUDAYA

Budayawan Tekankan Pentingnya Menyuarakan Kemanusiaan di Paletina Terus Menerus

badge-check


					Foto: budayawan Taufiq Ismail di Parade Puisi untuk Gaza, dok. Kemdikbud Perbesar

Foto: budayawan Taufiq Ismail di Parade Puisi untuk Gaza, dok. Kemdikbud

INAnews.co.id, Jakarta– Budayawan Taufiq Ismail, salah satu penggagas acara Parade Puisi untuk Gaza, menekankan pentingnya menyuarakan persoalan kemanusiaan di Palestina secara terus-menerus.

“Parade Puisi untuk Gaza ini merupakan bagian dari upaya komunitas internasional untuk mendesak Israel agar segera mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina, termasuk menarik diri dari Jalur Gaza dan memulihkan wilayah-wilayah Palestina yang telah diduduki,” ujar Taufik Ismail, dikutip keterangan resmi yang diterbitikan Kemdikbud, Ahad (28/7/2024).

Puisi menurut dia adalah suara kemanusiaan. Melalui puisi bisa menyampaikan pesan perdamaian dan solidaritas kepada dunia.

“Kita berharap agar suara-suara ini dapat menjadi bagian dari tekanan internasional yang mendesak Israel untuk menghormati hak-hak rakyat Palestina dan mengakhiri penderitaan mereka,” harap Taufiq.

Parade puisi ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi bagi para sastrawan dan budayawan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kemerdekaan dan hak asasi manusia adalah tanggung jawab bersama.

Melalui karya-karya sastra, semangat solidaritas dan perjuangan untuk keadilan dapat terus disuarakan dan dihidupkan.

Parade Puisi untuk Gaza digelar Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bekerja sama dengan Majalah Sastra Horison dan Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) menyelenggarakan kegiatan Parade Puisi Untuk Gaza.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sasadu, Gedung M. Tabrani, Badan Bahasa, pada Sabtu (27/7).

Kegiatan ini diadakan secara hibrida dan dihadiri oleh lebih dari 100 orang sastrawan, budayawan, dan tamu undangan secara luring.

Sementara itu, peserta daring menyaksikan melalui kanal Youtube Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Mengangkat tema “Parade Puisi Untuk Gaza”, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyuarakan solidaritas atas situasi dan kondisi kemanusiaan di Palestina.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah sastrawan, seniman, dan budayawan terkemuka yang turut membacakan puisi bertema Palestina.

Beberapa nama besar yang berpartisipasi antara lain Taufiq Ismail, Putu Wijaya, Eka Budianta, Aspar Paturusi, Jose Rizal Manua, Ahmadun Yosi Herfanda, Dewi Motik Pramono, Jajang C Noer, Fadli Zon, Ratna Riantiarno, Helvy Tiana Rosa, Fatin Hamama, Linda Djalil, Clara Sinta, Abrori Jabbar, Jamal D Rahman, Sastri Sweeney, Tami, Nissa Rengganis, Riri Fitri Sari, serta sastrawan dan budayawan lainnya.

Selain itu, turut hadir membacakan puisi berjudul Tanah Air Gaza, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI