Menu

Mode Gelap
UMKM Dihantam dari Segala Arah Sulit Naik Kelas APBN 2027 Harus Jaga Daya Beli Mengenal Dekat Samsul Hidayah ‘Ayah Baim’ Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Ditanya Soal Kekayaan, Kepala BGN Nanik S Deyang ; Tanya Aja Sama Bang Dasco Daya Beli Jadi Ancaman Utama Ekonomi Kenaikan Pertamax Disambut Negatif Warganet

NASIONAL

APBN 2027 Harus Jaga Daya Beli

badge-check


					Foto: Rizal Taufikurahman Perbesar

Foto: Rizal Taufikurahman

INAnews.co.id, Jakarta– Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomic and Finance INDEF, memperingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen dalam RAPBN 2027 tidak akan tercapai tanpa reformasi belanja yang serius dan perlindungan nyata terhadap daya beli masyarakat.

Ia menyebut kenaikan BBM non-subsidi berpotensi mendorong inflasi hampir satu persen, dengan efek lanjutan pada sektor pangan, transportasi, konstruksi, dan logistik. Skenario migrasi konsumen ke Pertalite, kata Rizal, justru akan memperbesar beban subsidi dan menekan kapasitas fiskal.

“Kredibilitas fiskal dan perbaikan daya beli menjadi kunci. Lapangan kerja harus diciptakan, upah riil harus lebih baik,” tegasnya dalam Diskusi Publik INDEF, Ahad (14/6/2026).

Ia merekomendasikan empat pilar utama dalam RAPBN 2027: optimalisasi penerimaan negara, efisiensi belanja yang berorientasi produktivitas, pengelolaan defisit dan utang yang terukur, serta evaluasi transfer ke daerah agar lebih tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Demo Mahasiswa Rusak Citra Prabowo, Ekonomi Makin Amburadul

17 Juni 2026 - 15:39 WIB

Rapuhnya Ketahanan Bahan Baku Obat Nasional

17 Juni 2026 - 09:32 WIB

Delapan dari Sepuluh Tabung Gas Kita Ternyata Impor

12 Juni 2026 - 21:39 WIB

Populer NASIONAL