Menu

Mode Gelap
Pengamat Politik Kritik Rencana Penutupan Prodi Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita Polri Berperan Krusial Menjaga Stabilitas di Tengah Medan Sosial Paling Kompleks di Dunia MBG Dinilai Gerus Anggaran Transportasi dan Keselamatan Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan One House, One Qurban: Fiqih Patungan Satu Kambing untuk Sekeluarga

INDAG

ESDM menjamin BBM akan turun mulai pekan depan

badge-check

INAnews.co.id, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menjamin harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi akan turun mulai pekan depan. Untuk salah satu jenis BBM nonsubsidi yang akan mengalami penyesuian harga adalah Pertamax.

Penurunan harga minyak dunia yang sudah menyentuh level US$60 per barel atau merosot dari posisi US$80 per barel yang tercatat pada pertengahan Oktober silam.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementeiran ESDM Djoko Siswanto mengatakan keputusan itu didapat setelah pemerintah mengadakan pertemuan dengan badan usaha penyalur BBM.

Sementara itu tercatat, ada enam badan usaha yang berkomitmen untuk menurunkan harga BBM nonsubsidi, yakni PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk (AKR), Shell, Total, Vivo, dan PT Garuda Mas Energi.

“Mereka semua berkomitmen untuk menurunkan harga,” ungkap Djoko, Rabu (28/11).

Beberapa badan usaha sudah mulai menurunkan harga BBM nonsubsidinya di tahun ini. Namun, ada pula badan usaha yang akan menurunkan harga BBM nonsubsidinya pada Januari mendatang.

“Tapi kami sudah mengantongi tanggal-tanggal komitmen penurunan tersebut, dan nanti mereka tinggal kirim saja surat penetapan harganya ke pemerintah,” ujar dia.

Dan Sekretaris Perusahaan Pertamina Syahrial Mukhtar mengatakan harga BBM nonsubsidi pasti akan disesuaikan seiring perubahan harga minyak dunia. Hanya saja, dampaknya tak bisa segera. Pasalnya, BBM yang diproduksi Pertamina bukan berasal dari pembelian minyak mentah yang dikontrak hari ini.

“Tidak bisa jika harga minyak turun, maka harga BBM langsung turun. Ada lag time. Tapi harga BBM nonsubsidi tentu tidak usah disuruh pun pasti akan menyesuaikan dengan market,” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

22 April 2026 - 13:29 WIB

Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

20 April 2026 - 18:48 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI