Menu

Mode Gelap
Ekonom Desak Presiden Bangun Kesepakatan Lintas Rezim untuk Kurangi Belanja CEO ‘BAT Bank’ Dijemput Penyidik, CWIG Soroti Dugaan TPPU dan Pencatutan Nama Presiden RI RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok Pengamat Politik Kritik Rencana Penutupan Prodi Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita Polri Berperan Krusial Menjaga Stabilitas di Tengah Medan Sosial Paling Kompleks di Dunia

SOSDIKBUD

Festival Tenun Toraja 2019 Hadirkan Fashion Show Di Patung Yesus Buntu Burake

badge-check


					Festival Tenun Toraja 2019 Hadirkan Fashion Show Di Patung Yesus Buntu Burake Perbesar

INAnews.co.id , Tana Toraja – Salah satu destinasi di Tana Toraja pada  yakni Patung Yesus Buntu Burake yang dilengkapi dengan jembatan kaca tampil tak biasanya.

Pasalnya, destinasi yang satu ini cukup unik, dimana Patung Yesus Buntu Burake Tana Toraja ini disebut Patung Yesus tertinggi di dunia mengalahkan patung Yesus yang ada di Brasil.

Siapa sangka, destinasi yang satu ini ternyata bukan hanya jadi lokasi kunjungan para wisatawan dari berbagai penjuru melainkan juga dapat dijadikan sebagai catwalk untuk fashion show bagi beberapa desainer kenamaan.

Yang bakal unjuk karya di Festival Tenun Toraja, Pesona Kemilau Toraja 2019, Jumat 27 Desember 2019 besok pukul 15.00 WITA.

Di ajang Pesona Kemilau Toraja 2019 ini ada dua desainer kenamaan bakal unjuk karya, masing-masing adalah Maya Ratih Couture dan Sunrise Fashion Show by “Batik Sulawesi Istinana.

Sejumlah koleksi dari kedua desiner kenamaan itu akan hadir dalam fashion show yang pertama kali dihelat di jembatan kaca Patung Yesus Buntu Burake Tana Toraja ini.

Icha AZ Lili selaku Direktur 3Pro Entertainment mengaku pihaknya memilih Jembatan Kaca Patung Yesus Buntu Burake Tana Toraja sebagai panggung fashion show dengan tujuan ingin memperkenalkan wisata Tana Toraja ini ke khalayak umum.

“Kami juga ingin membantu pemerintah Tana Toraja untuk mengenalkan destinasi wisatanya dan budayanya melalui karya rancangan kain tenun Toraja melalui desainer tersebut,” bebernya.

Ia juga menyebutkan selain fashion show, kegiatan tersebut juga menghadirkan Special Performance by Echa Mayo dan Ajilolo.

“Kemudian ada senam pagi, pameran Tenun Toraja dan berbagai rangkaian acara menarik lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu perancang kenamaan tanah air yang bakal mempersembahkan karyanya di Tana Toraja adalah Maya Ratih Couture.

Saat ditanya, Dewan Juri D’Star Indosiar ini mengaku dirinya akan memamerkan karyanya dalam fashion show yang mengambil runway stage jembatan kaca atas tebing Patung Buntu Burake Tana Toraja.

“Saya merasa bangga akan mempersembahkan 16 karya dan akan diperagakan oleh model-model Jakarta maupun Makassar dengan menggunakan kain tenun Toraja. “This is it! Moment yang sangat saya nantikan “Pesona Kemilau Toraja 2019”, akunya.

Ia juga mengaku fashion show dengan runway di Jembatan Kaca Patung Yesus adalah yang pertama kalinya, apalagi di bawah kaki patung Yesus setinggi 45 Meter.

“Ini adalah sebuah karya yang luar biasa indah dan megah dari Bupati Tana Toraja, Ir.Nicodemus Biringkanae. Ini juga suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bisa berkarya bersama untuk memajukan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang begitu indah di Tana Toraja,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja Propinsi Sulawesi Selatan, Ir.Nicodemus Biringkanae mengaku bangga atas pelaksanaan Festival Tenun Toraja 2019 yang merupakan salah satu rangkaian dari Pesona Kemilau Toraja.

“Saya merasa bangga atas terselenggaranya event ini apalagi turut didukung dengan beberapa pekerja industri kreatif, seperti 3Pro dan I’M Indonesia Production,” ujar orang nomor satu di Tana Toraja ini di bundaran Kolam Makale, Kamis 26 Desember 2019 malam.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Toraja maupun wisatawan yang ada di Toraja untuk dapat hadir dalam pagelaran fashion show, Jumat 27 Desember 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

1 Mei 2026 - 18:45 WIB

Aktivis 98 dan Monopoli Moral dalam Demokrasi

12 April 2026 - 22:49 WIB

Menilik Strategi FORSIMEMA-RI dalam Meningkatkan Kesejahteraan Jurnalis

11 April 2026 - 15:43 WIB

Populer PENDIDIKAN