Heboh, Kapal Asal China Masuk Perairan Sungai Kapuas, Polisi Gerak Cepat langsung Menghadang

0

INAnews.co.id, Pontianak – Di tengah merebaknya wabah corona secara global, berbagai kebijakan sudah diambil negara-negara demi melindungi kepentingan masyarakat. Salah satunya melarang bepergian ke negara asal sumber virus muncul yakni Tiongkok, China. Namun belakangan masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat dibuat heboh

Kapal asing asal china masuk ke perairan sungai Kapuas Kalimantan Barat

Sebuah kapal asing berbendera China dengan empat orang ABK nya secara tiba tiba tanpa ijin masuk ke perairan sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 26 Januari 2020 lalu.  Pihak Kepolisian Resort Pontianak Kota yang mendapat laporan langsung bergerak cepat menghadang kapal asal china itu berlayar lebih jauh, Saat ini Polisi serta unsur terkait masih mendalami dan memeriksa dokumen, serta memeriksa keberadaan kapal tersebut dan secara tegas melarang ke empat ABK turun dari kapal, Karena dikhawatirkan ABK tersebut terjangkit  virus corona.

Kapal asing asal china disungai Kapuas

Kapal asing asal China ini, yang masuk ke perairan sungai Kapuas Pontianak, Kalimantan Barat, bernomor lambung 1530 ini, berasal dari Guangzhou China dengan membawa empat anak buah kapal.

Kepala Kepolisian Resort Pontianak Kota, Komisaris Besar Polisi Komarudin mengatakan, pihaknya masih mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen yang dibawa oleh kapal yang saat ini sudah bersandar di sungai Kapuas. (1- 3 /2/2020).

Pihaknya juga sedang memeriksa kesehatan para ABK kapal, yang dikhawatirkan membawa virus corona dari china dan membuat resah masyarakat. Dari hasil pemeriksaan sementara, keempat ABK ini dan berdasarkan cek kesehatan ke empat anak buah kapal asal china ini dinyatakan sehat.

Para petugas dari imigrasi Pontianak langsung melakukan interogasi kepada empat anak buah kapal. Berdasarkan hasil penyidikan Imigrasi Pontianak, kapal yang bernomor 1530  ini hendak menuju ke Jakarta, namun diarahkan ke Pontianak.

“Mereka hendak menjual kapal yang mereka bawa untuk digunakan sebagai kapal keruk di Indonesia,” ujar kepala Kantor Imigrasi klas satu Pontianak Tatang Suheryadin

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji langsung bereaksi keras menyikapi kapal asing asal China yang tiba-tiba masuk ke perairan Sungai Kapuas, Kota Pontianak. Dia meminta agar empat anak buah kapal (ABK) segera diisolasi dan diperiksa kesehatannya untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. “Segera diisolasi agar jangan sampai membuat warga resah,” kata Sutarmidji Sabtu(1/2).

Sementara warga di sekitar pesisir sungai Kapuas sangat khawatir terhadap keberadaan kapal asing asal China ini dan meminta pihak terkait untuk segera menindak lanjuti keberadaan kapal. Kehadiran kapal asing asal China tersebut sempat menghebohkan warga Kota Pontianak yang menyebar di media sosial, sehingga membuat masyarakat Kota Pontianak khawatir, akan tertularnya virus corona yang dibawa oleh ABK tersebut.

Artikel Terkait Lainnya

Komentar Anda

Your email address will not be published.