Meski Terjadi Baku Tembak, Polri Berhasil Menyergap Markas KKB di Papua

Ops Nemangkawi berhasil menangkap satu anggota KKB

67

INAnews.co.id, Papua – Kepolisian melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penyerangan di Kuala Kencana, Mimika, Papua yang menewaskan seorang WNA Selandia Baru pada akhir Maret 2020 lalu. Mereka merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Tim Operasi Nemangkawi Polri bersama TNI berhasil menyingkap markas KKB tersebut di Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, Papua pada Kamis 9 April 2020 lalu.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengatakan baku tembak tak dapat dihindarkan dalam pengejaran tersebut.

Dalam baku tembak itu 2 orang anggota KKB meninggal dunia, sementara seorang berinisial IS diamankan petugas.

“Penangkapan ini berdasarkan hasil rangkaian penyelidikan yang sudah dilakukan lama oleh tim gabungan TNI-Polri. Tim gabungan yang juga terdiri dari Ops Nemangkawi bertindak cepat dengan berupaya melakukan penangkapan,” ungkapnya.

“Meskipun sempat mendapatkan perlawanan, akhirnya personel gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan 2 anggota KKB dan mengamankan 1 orang berinisial IS. IS saat ini diamankan di Mapolres Mimika untuk pengembangan lebih lanjut,” tambahnya melengkapi.

Lebih lanjut Kapolres merinci pengejaran ini berawal saat personel gabungan Ops Nemangkawi dan TNI melakukan penyergapan di markas KKB di Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, Papua pada Kamis 09 April 2020. Sekiranya pukul 05.15 WIT, KKB mulai melakukan perlawanan dengan menembaki petugas di lapangan.

“Kemudian baku tembak terjadi. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada KKB yang mengakibatkan 2 anggota KKB meninggal dunia,” tegas Kapolres.

“Pukul 06.15 WIT, personel Ops Nemangkawi berhasil menangkap satu anggota KKB dan langsung diamankan ke Polres Mimika,” tambahnya melengkapi.

Dalam penangkapan itu, kepolisian turut mengamankan sejumlah senjata tajam dan api berikut amunisinya.

Barang bukti, 1 buah air soft gun, 1 buah senjata api rakitan, 1 buah senapan angin, 162 butir amunisi, 10 unit telepon seluler, 1 buah HT, 3 bendera bintang kejora, puluhan anak panah, puluhan senjata tajam,” tuturnya.

Usai pengungkapan dan penangkapan inj Kapolres memastikan situasi di Timika aman dan kondusif.

“Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB di Papua,” tutupnya.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.