Menu

Mode Gelap
Bank Mandiri: Koordinasi Fiskal-Moneter Sokong Stabilitas Rupiah dan IHSG Kadin: Dunia Usaha “Bertahan Saja Sudah Cukup” di Tengah Tekanan Global Direktur INDEF: Ketahanan Ekonomi RI Masih Rentan Bahlil Tegaskan BBM Subsidi tak Naik, Andalkan Royalti Tambang Buzzer Disebut Pakar sebagai “Ideological State Apparatus” Era Digital Machu Picchu dan Ribuan Spesies Kentang, Pesona Peru yang Tak Terduga

POLITIK

Robby Sutanto Caleg Pendatang Baru Yang Langsung Melejit, Kalahkan Perolehan Suara Incumbent

badge-check


					Robby Sutanto Caleg Pendatang Baru Yang Langsung Melejit, Kalahkan Perolehan Suara Incumbent Perbesar

INAnews.co.id,  Kendal – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal telah merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024. Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara di tingkat Kabupaten Kendal tahun Pemilu 2024. Rekapitulasi ini dilakukan selama tiga hari di Aula KPU Kendal mulai Rabu (28/2/2024).

Rekapitulasi ini dilakukan per kecamatan, mulai dari capres-cawapres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Pada hari pertama dan kedua, masing-masing untuk 7 kecamatan, sedangkan pada hari ketiga untuk 6 kecamatan. Secara mengejutkan hampir sebagian anggota legislatif didominasi wajah baru dari berbagai macam latar belakang pendidikan dan profesi.

Kabupaten Kendal pada  Dapil Kendal III, yang meliputi tiga kecamatan, yakni Singorojo, Boja, dan Limbangan. Terdapat caleg pendatang baru Robby Sutanto caleg yang diusung  oleh PDIP, Berdasarkan rapat pleno terbuka Hasil Penghitungan Perolehan Suara di tingkat Kabupaten Kendal tahun Pemilu 2024. Raihan suara Robby Sutanto dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD 2024 di Kabupaten Kendal Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kendal unggul dibandingkan caleg-caleg lain yang diusung partainya, PDIP. Robby berhasil meraih suara tertinggi dari para caleg caleg PDIP di dapil yang sama dengan perolehan suara sebesar 7.994 suara.

Robby Sutanto yang juga pengurus Banteng Muda Indonesia (BMI) di Pengurus Cabang Kendal Jawa Tengah (DPC BMI Jateng). Di Dapil 3, Robby sebagai wajah baru tampil di urutan pertama dalam perolehan suara ,maka berpotensi menggeser Petahana Tri Purnomo yang perolehan suaranya hanya 3.678 dan Suroto dengan perolehan suara hanya 3.149 suara , sementara itu Robby yang meraih suara 7.994 suara berpeluang besar duduk sebagai anggota legislatif di DPRD Kabupaten Kendal.

Saat dihubungi pada Sabtu, 9 Maret 2024, Robby Sutanto mengaku puas dengan perolehan suara sebanyak 7.994, meski angka itu masih di bawah targetnya yang sebanyak 10 ribu. Baginya bisa menyumbang suara besar untuk partai merupakan kebanggaan tersendiri. “Ini menjadi kebanggaan bagi kader dan relawan saya. Sebaliknya, dengan perolehan itu otomatis bisa mengatrol suara caleg lain dengan perolehan suara yang besar. Bagi saya, yang paling utama adalah bagaimana memberi kontribusi suara untuk partai sebanyak-banyaknya,” ujar Robby.

Sebagai Kader PDIP yang juga aktif di kepengurusan Banteng Muda Indonesia di Kabupaten Kendal, Robby yang sehari-hari berprofesi sebagai Karyawan swasta ini mempunyai strategi khusus dalam meraih simpati warga. Aksi turun ke bawah rutin dilakukan untuk menyerap aspirasi serta membantu warga menyelesaikan segala permasalahan dalam bidang, sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Robby Sutanto yang akrab di sapa Robby selama ini juga dikenal sebagai bikers Motor Besar Indonesia (MBI), aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.Baginya, bisa membantu rakyat kecil yang kesusahan merupakan kepuasan batin tersendiri. Selama ini kampanye yang dilakukan juga selalu menyentuh rakyat paling bawah dan selalu memberikan bantuan nyata.

“Apalagi nanti kalau sudah resmi dilantik, Insyaallah saya lebih banyak menjangkau rakyat yang membutuhkan. Prinsip saya, bagaimana bisa membantu rakyat sebanyak-banyaknya,” tandas Robby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Buzzer Disebut Pakar sebagai “Ideological State Apparatus” Era Digital

26 Juni 2026 - 09:47 WIB

UU ITE Dibuat untuk Ekonomi Digital, Bukan Alat Bungkam Kritik

26 Juni 2026 - 05:44 WIB

500 Kasus 10 Tahun: UU ITE Dinilai Jadi Alat Kriminalisasi

25 Juni 2026 - 20:10 WIB

Populer POLITIK