INAnews.co.id, Jakarta– Peru bukan sekadar negara Amerika Latin biasa. Di balik kekayaan alamnya tersimpan pesona budaya dan kuliner yang luar biasa, mulai dari keajaiban dunia Machu Picchu hingga keanekaragaman kentang yang mencapai 4.000 spesies.
Marina Estella Anwar Bey, Dubes RI untuk Peru dan Bolivia 2018-2023 mengisahkan pengalamannya mengunjungi kompleks kota kuno Machu Picchu yang berdiri di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapainya, wisatawan harus menempuh perjalanan panjang: terbang 32 jam ke Lima, dilanjutkan penerbangan 1,5 jam ke Cusco, lalu naik bus menuju Ollantaytambo, kemudian bersambung kereta api sekitar 1,5 jam ke Aguas Calientes, dan akhirnya naik bus khusus four-wheel menuju situs bersejarah tersebut.
Dari sisi kuliner, Peru dikenal sebagai salah satu pusat gastronomi dunia. Hidangan andalannya adalah ceviche yang berasal dari tradisi Inka, serta lomo saltado yang merupakan perpaduan pengaruh Spanyol dan Jepang. Peru juga memiliki jagung ungu yang diolah menjadi minuman tradisional bernama chicha morada.
Selain Machu Picchu, Peru masih menawarkan banyak destinasi wisata lain, seperti gurun pasir Ica dengan oasisnya, kawasan Paracas tempat wisatawan bisa menyaksikan penguin dan singa laut, hingga Rainbow Mountain dengan lereng pegunungan berwarna-warni yang memukau.






