News Feed
light_mode
Trending Tags

Zona Nilai Tanah Bisa Dongkrak Ekonomi?

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera kembali melontarkan klaim ambisius terkait program Zona Nilai Tanah (ZNT) yang sedang dipetakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam pernyataannya, Mardani yakin program ini bisa mengantarkan Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% era Prabowo.

Namun, optimisme Mardani tampak kontras dengan realitas di lapangan yang masih carut-marut. Politikus yang kerap tampil vokal ini mengakui sendiri bahwa konflik pertanahan antara masyarakat dengan korporasi serta Kementerian Kehutanan masih berlarut-larut “puluhan tahun” tanpa penyelesaian tuntas.

Mardani menyebut tiga fokus utama yang didorongnya: penetapan ZNT untuk melindungi masyarakat dari lonjakan harga tanah, penyelesaian konflik pertanahan yang telah berlangsung puluhan tahun, dan reformasi agraria yang tak hanya soal pembagian aset tapi juga akses ekonomi.

“Kalau ini bisa jalan, 8% target pertumbuhan ekonomi Prabowo bisa jalan,” ujar Mardani dengan penuh keyakinan, dikutip kanal YouTube DPR RI yang diunggah Jumat pagi.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan kritis: bagaimana mungkin program yang baru dalam tahap pemetaan ini bisa langsung berkontribusi signifikan pada target ekonomi yang sangat ambisius? Target 8% sendiri dinilai banyak ekonom sebagai angka yang sulit dicapai mengingat kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.

Yang lebih mengkhawatirkan, Mardani justru mengonfirmasi bahwa konflik pertanahan yang melibatkan masyarakat, korporasi, dan Kementerian Kehutanan masih berlangsung hingga kini. Tanah-tanah yang telah dihuni masyarakat puluhan tahun tiba-tiba diklaim sebagai kawasan hutan.

Jika konflik fundamental ini saja belum terselesaikan, bagaimana program ZNT bisa berjalan efektif? Mardani tampak lebih fokus pada wacana “grand design optimalisasi tanah untuk kesejahteraan rakyat” ketimbang memberikan solusi konkret atas permasalahan yang sudah mengakar.

Mardani berdalih bahwa ZNT akan melindungi masyarakat dari lonjakan harga tanah akibat masuknya pengembang besar. Namun, mekanisme perlindungan yang dimaksud tidak dijelaskan secara detail.

Ironisnya, justru program pemerintah yang mengklaim melindungi masyarakat ini berpotensi menjadi alat legitimasi bagi spekulan tanah. Tanpa pengawasan ketat dan transparansi penuh, ZNT bisa saja menjadi dalih baru untuk menggeser masyarakat adat dan petani kecil.

Pernyataan Mardani meninggalkan sejumlah pertanyaan kritis yang belum terjawab:

Pertama, data konkret apa yang mendukung klaim bahwa ZNT bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 8%? Kedua, mengapa konflik pertanahan yang sudah berlangsung puluhan tahun masih belum ada penyelesaiannya? Ketiga, bagaimana menjamin ZNT tidak akan disalahgunakan oleh elite politik dan pengusaha untuk kepentingan pribadi?

Tanpa jawaban yang memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan ini, optimisme Sera terkesan lebih seperti janji kosong kampanye ketimbang program yang matang dan terukur.

Masyarakat berhak menuntut transparansi penuh dan akuntabilitas nyata, bukan sekadar retorika politik yang mengumbar harapan tanpa landasan yang kuat.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Optimalisasi Kebijakan DHE SDA untuk Peningkatan Katahanan Ekonomi

    Optimalisasi Kebijakan DHE SDA untuk Peningkatan Katahanan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah memperbarui aturan terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) yang dilakukan untuk menjaga ketahanan dan stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan geopolitik global. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta peningkatan dan ketahanan ekonomi nasional, serta meningkatkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Melalui kebijakan […]

  • Mahfud Ragukan JR Perpol di MA: “Saya Tidak Percaya Hukum Acaranya”

    Mahfud Ragukan JR Perpol di MA: “Saya Tidak Percaya Hukum Acaranya”

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Mahfud MD tidak merekomendasikan uji materi Perpol Nomor 10 Tahun 2025 ke Mahkamah Agung meskipun secara hukum memungkinkan. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap proses judicial review di MA yang tidak transparan. “Mahkamah Agung itu tidak terbuka sidangnya. Tiba-tiba diumumkan, orang kaget. Beda dengan di MK, judicial review itu terbuka, disiarkan,” ujar Mahfud dalam podcast-nya, […]

  • Jumli Berulah Lagi Di Tengah Pandemi Covid-19.

    Jumli Berulah Lagi Di Tengah Pandemi Covid-19.

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

    INAnews.co.id Bitung–Kepedulian Aipda Jumli Lintuhaseng yang bertugas sebagai Babhinkantibmas Polsek Maesa terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 ini patut di apresiasi. Dari pantauan Redaksi INAnews Polisi ini sedang melakukan Pembinaan dan himbauan kepada masyarakat, terkait pencegahan penyebaran Covid 19 di Kecamatan Maesa. Rabu 22 April 2020. Selain memberikan himbauan Jumli juga membagikan masker dan […]

  • Membawa Ganja, 6 Calon Penumpang KM. Labobar Di Ciduk Polsek KPL Jayapura Kota

    Membawa Ganja, 6 Calon Penumpang KM. Labobar Di Ciduk Polsek KPL Jayapura Kota

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

      INAnews.co.id Jayapura Kota– Tim gabungan Polsek KPL (Kawasan Pelabuhan Laut) Jayapura bersama Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil membekuk enam calon penumpang kapal KM. Labobar yang membawa Narkotika jenis Ganja bertempat di area dermaga pelabuhan laut Jayapura, Rabu 8 Juni 2022. Penangkapan keenam calon penumpang tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek KPL […]

  • Layanan Umroh Dibuka, Imigrasi Alami Lonjakan Pembuatan Pasport

    Layanan Umroh Dibuka, Imigrasi Alami Lonjakan Pembuatan Pasport

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Mataram – Terkait pelayanan pembuatan pasport, Kepala Sub Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Imigrasi Kelas I TPI Mataram, M Faris Fabittei menjelaskan bahwa semenjak dibukanya layanan umroh permintaan pembuatan pasport meningkat di 2022. Saat diwawancarai media INAnews.co.id, KASUBSI Pelayanan Dokumen Perjalanan M. Faris Fabittei mengatakan jika Imigrasi Kelas I TPI Mataram sudah menberikan kemudahan kepada […]

  • Rupiah

    Rupiah terhadap Dolar Kamis Melemah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis, 13 November 2025, mengalami pelemahan. Rupiah dibuka melemah sebesar 0,09% ke posisi Rp16.710 per dolar AS, dari posisi penutupan sebelumnya di Rp16.695. Data lain juga menunjukkan rupiah hingga pukul 09.08 WIB berada di level Rp16.730 per USD, mengalami pelemahan 0,08% dari hari sebelumnya.​ Lainnya tupiah […]

expand_less