INAnews.co.id, Jakarta– Rektor Universitas YARSI, Prof. Dr. Fasli Jalal, menawarkan kemitraan strategis antara Universitas YARSI dan Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) dalam hal riset dan pengembangan ekonomi syariah. Tawaran ini disampaikan dalam Halalbihalal Jaringan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) yang digelar di Jakarta, Ahad (19/4/2026).
Dalam sambutannya, Fasli Jalal mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 20.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Mesir, sebagian besar di Universitas Al-Azhar. Jika dijumlahkan dengan negara-negara Timur Tengah lainnya, angka itu diperkirakan melampaui 67.000 orang.
“Para mahasiswa ini dididik di institusi berkelas dunia dalam bidang ilmu Islam. Mereka adalah motivator, individu tepercaya, saintis, dan calon ulama yang memiliki modal besar untuk mendukung pengembangan koperasi di Indonesia,” ujar Fasli.
“Jika setiap tahun ada sekitar 12.500 lulusan Timur Tengah (Timteng) yang pulang, mereka bisa menjadi penggerak ekonomi di masjid-masjid jami dan desa-desa kita.”
Fasli juga mendorong JATTI untuk merancang program mentoring bagi para mahasiswa sebelum mereka kembali ke Tanah Air, termasuk penyusunan rencana aksi dan penyaluran ke berbagai peluang yang tersedia.
Ia mengaitkan potensi alumni Timteng dengan agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo dalam pembangunan desa. Dari sekitar 75.000 desa dan 9.000 kelurahan yang ada, Fasli meyakini pengelolaan dana desa melalui koperasi berbasis prinsip syariah dapat mendorong kemajuan ekonomi akar rumput secara signifikan.
“Prinsip koperasi sangat islami karena di dalamnya terdapat nilai kepercayaan, keadilan, dan pembagian hasil yang merata,” tegasnya di hadapan Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, yang turut hadir dalam acara tersebut.
Sebagai wujud nyata kolaborasi, Fasli menawarkan keterlibatan 300 dosen Universitas YARSI yang didukung dana penelitian internal, untuk meneliti isu-isu yang relevan bagi JATTI. Universitas YARSI juga memiliki dua guru besar di bidang Ekonomi Syariah dan Akuntansi yang aktif dalam riset dan analisis kebijakan.
Acara Halalbihalal JATTI turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ustaz Bachtiar Nasir selaku Ketua Umum JATTI, KH Dede Muharram selaku Ketua Pembina JATTI, Wakil Ketua DPD RI, Drs. Tamsil Linrung, Ketum Wahdah Islamiyah Ustaz Zaitun Rasmin, dan tokoh lainnya.






