Menu

Mode Gelap
LPG Itu Transisi, Bukan Tujuan Peak Emisi 2035 Terancam, Krisis Geopolitik Bikin Dunia Balik ke Fosil Subsidi LPG Bocor 70 Persen Eks Mendikbud Dituntut 18 Tahun, Lebih Berat dari Teroris The Power of Sharing: Mengikat Persaudaraan Lewat “Hadiyyah” Daging Qurban Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

SOSIAL

Anak Muda Jangan Minta Nasihat, Rebut Kesempatan

badge-check


					Foto: dok. Pegadaian Perbesar

Foto: dok. Pegadaian

INAnews.co.id, Jakarta– Alih-alih menggurui, Dahlan Iskan justru meminta generasi muda untuk berhenti mengantre nasihat dari para tetua. Pesan ini ia sampaikan tegas dalam forum Indonesia Leader Talk bersama Mardani Ali Sera, Jumat (8/5/2026).

“Anak muda itu pada dasarnya tidak mau dinasihati, dan itu baik,” ujar Dahlan. “Yang diperlukan anak muda itu adalah diberi kesempatan.”

Menurut Dahlan, pengalaman paling berharga bagi anak muda bukan datang dari buku atau bangku kuliah, melainkan dari terjun langsung sebagai aktivis di tengah masyarakat. Yang paling mahal, katanya, adalah belajar bertengkar dan, yang lebih penting, belajar menyelesaikan pertengkaran.

“Bisa bertengkar saja tapi tidak bisa menyelesaikan, itu namanya preman,” katanya.

Mardani menambahkan bahwa generasi muda perlu membangun empat fondasi: akhlak, logika dan literasi, kepemimpinan, serta kemampuan berbisnis. Keduanya sepakat bahwa krisis justru menjadi medan tempa terbaik bagi pemimpin masa depan, sebagaimana kisah-kisah pemimpin besar yang lahir di tengah guncangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Meluruskan soal Dana Asing ke Masyarakat Sipil Harus Lewat Pemerintah

8 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pramusaji Bar Lampung: Stigma Miring, Hak Kerja Terpenuhi

6 Mei 2026 - 18:26 WIB

Aktif Berserikat, Buruh Sawit Perempuan Terus Dimutasi

6 Mei 2026 - 12:24 WIB

Populer DAERAH