Menu

Mode Gelap
LPG Itu Transisi, Bukan Tujuan Peak Emisi 2035 Terancam, Krisis Geopolitik Bikin Dunia Balik ke Fosil Subsidi LPG Bocor 70 Persen Eks Mendikbud Dituntut 18 Tahun, Lebih Berat dari Teroris The Power of Sharing: Mengikat Persaudaraan Lewat “Hadiyyah” Daging Qurban Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

NASIONAL

“War Tiket” Haji Dinilai Visioner, Asal Jamin Keadilan Antrean

badge-check


					Foto: Ade Marpudin/tangkapan layar Perbesar

Foto: Ade Marpudin/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Wacana penerapan sistem war ticket atau pembelian porsi haji secara terbuka yang dilontarkan Menteri Haji mendapat dukungan bersyarat dari pengamat haji Ade Marpudin. Ia menilai gagasan itu visioner, namun harus disertai jaminan keadilan bagi 5,4 juta calon jemaah yang telah antre hingga 26 tahun.

“War tiket ini mempertegas posisi kemampuan calon jemaah. Quran sudah jelas: haji diwajibkan bagi yang mampu,” kata Ade dalam wawancara di kanal YouTube Novel Baswedan, Rabu (6/5/2026).

Ia mengusulkan agar kuota tidak sepenuhnya dilepas lewat mekanisme war ticket. Separuh kuota tetap dialokasikan bagi jemaah reguler yang sudah masuk daftar tunggu, sementara separuh lainnya dibuka secara kompetitif bagi yang mampu membayar lunas sesuai biaya resmi yang ditetapkan pemerintah.

Ade juga menegaskan, sistem ini harus mengakhiri ketergantungan pada subsidi nilai manfaat dari BPKH. Jemaah yang hendak berangkat semestinya membayar penuh dari kantong sendiri, bukan karena tergiur subsidi yang sumbernya adalah uang calon jemaah lain yang belum berangkat.

Ia menambahkan, syarat kemampuan dalam haji bukan sekadar finansial. Kesiapan ilmu dan fisik jemaah harus turut dipastikan, termasuk lewat sertifikasi para pembimbing ibadah haji yang kini tengah ia dorong melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dukcapil Dorong Verifikasi Digital dan Keamanan Data Pribadi

12 Mei 2026 - 12:29 WIB

KTP-el Tetap Sah untuk Check-in Hotel dan Layanan Publik

12 Mei 2026 - 10:26 WIB

Pemerintah tak Beri Sinyal Krisis, Bahaya Mengintai

10 Mei 2026 - 21:40 WIB

Populer EKONOMI