INAnews.co.id, BUTON SELATAN – Bupati Buton Selatan Muhammad Adios meminta proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 tidak berjalan sekadar memenuhi tahapan administratif. Ia menekankan agar pembahasan anggaran dilakukan tepat waktu dan benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Adios saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buton Selatan dengan agenda pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027 di Aula DPRD Buton Selatan, Senin (10/8/2026).
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buton Selatan, 17 anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan.
Menurut Adios, KUA dan PPAS menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dan DPRD sebelum APBD 2027 ditetapkan. Karena itu, pembahasannya membutuhkan kesamaan pandangan antara eksekutif dan legislatif agar arah kebijakan anggaran tidak keluar dari prioritas pembangunan daerah.
“Kita berharap rancangan anggaran Kabupaten Buton Selatan Tahun 2027 dapat disusun dan ditetapkan sesuai jadwal, sehingga penganggaran dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Adios.
Ia menilai ketepatan waktu dalam menetapkan APBD memiliki arti penting bagi pemerintah daerah. Semakin cepat anggaran ditetapkan sesuai ketentuan, semakin leluasa pula perangkat daerah menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Namun, Adios mengingatkan agar kecepatan tersebut tetap diimbangi dengan kualitas perencanaan. Menurutnya, APBD harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, ia mendorong agar proses pembahasan KUA dan PPAS dilakukan secara terbuka, terukur, dan berbasis pada kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas.
“APBD bukan hanya soal angka-angka anggaran, tetapi bagaimana anggaran tersebut dapat memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Adios juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemkab Buton Selatan dan DPRD dalam seluruh tahapan pembahasan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar APBD 2027 tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki daya dorong terhadap pembangunan daerah.
Dengan pembahasan KUA dan PPAS yang berjalan sesuai tahapan, Pemkab Buton Selatan berharap APBD 2027 nantinya dapat menjadi instrumen pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.






