Menu

Mode Gelap
LBH Street Lawyer Adukan Newport ke Pemprov DKI soal Alquran dan Miras Ganti Menkeu PFII Bisa Ubah Bank Syariah RI Jadi Institusi Keuangan Islam Global Peringkat Jakarta Kalah Jauh dari Dubai dan Labuan di Indeks Keuangan Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal Karhutla Akibat El Nino Peran Green Wakaf dalam Pembiayaan Konservasi Lingkungan di Indonesia

DAERAH

Buton Selatan Raih LPM Award 2026, Bukti Komitmen Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

badge-check


					Buton Selatan Raih LPM Award 2026, Bukti Komitmen Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Perbesar

INAnews.co.id, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Komitmen memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) mengantarkan daerah tersebut meraih LPM Award 2026 dalam ajang penghargaan yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Penghargaan diterima langsung Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, S.Sos., M.B.A., pada kategori Dukungan terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan Mandiri Menuju Indonesia Maju. Pengakuan tersebut menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat serta mendorong peran LPM sebagai mitra strategis pemerintah di desa dan kelurahan.

Penghargaan diserahkan Ketua Umum DPP LPM RI, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, kepada sejumlah kepala daerah yang dinilai mampu menghadirkan tata kelola pemberdayaan masyarakat secara inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Ajang penganugerahan turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djaka Budi Utama. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga ditopang oleh keterlibatan aktif masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, ruang partisipasi masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menilai LPM memiliki posisi penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Keberadaan LPM di desa dan kelurahan dinilai mampu mendorong partisipasi warga sekaligus memastikan arah pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Muhammad Adios mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen di Kabupaten Buton Selatan. Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, LPM, serta masyarakat yang terus bersama-sama mengawal pembangunan.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Buton Selatan. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat pemberdayaan masyarakat, memperluas kolaborasi hingga tingkat desa dan kelurahan, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Adios.

Bagi Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Dengan partisipasi yang semakin kuat, pemerintah optimistis pembangunan akan berlangsung lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

LBH Street Lawyer Adukan Newport ke Pemprov DKI soal Alquran dan Miras

11 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Bupati Adios Tekankan APBD 2027 Harus Tepat Waktu dan Berorientasi pada Masyarakat

10 Agustus 2026 - 15:05 WIB

DPRD Bogor Dukung Rencana Penerbitan SE Bupati terkait Pencegahan dan Penanggulangan LGBT

23 Juni 2026 - 16:40 WIB

Populer DAERAH