Pilihan Efisiensi Tambang, MC Group Kenalkan Truk SHACMAN Energi Baru di Mining Indonesia 2026
- account_circle Donny Leonardo
- calendar_month 20 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Truk Tambang Shacman X5000 8×4 Hybrid (foto; dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id , Jakarta – Menjawab tantangan efisiensi operasional dan pengurangan emisi di sektor industri berat, MC Group menghadirkan solusi New Energy Vehicle (NEV) dalam pameran Mining Indonesia 2026.
Lewat lini produk kendaraan berat (heavy-duty) SHACMAN, MC Group menawarkan pendekatan adopsi teknologi bersih secara bertahap bagi para pelaku industri tambang dan logistik.
Mengapa Teknologi Hybrid dan EV Jadi Pilihan?
Penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle) maupun hibrida (Hybrid) di sektor komersial memerlukan kalkulasi matang terkait Total Cost of Ownership (TCO), daya angkut (payload), rute, hingga duty cycle.
Truk SHACMAN X5000 Hybrid (460 HP)
Teknologi hibrida menjadi jembatan ideal bagi perusahaan yang ingin memangkas konsumsi bahan bakar fosil namun belum memiliki akses infrastruktur pengisian daya (charging station). Mesin diesel Cummins M10460 bekerja beriringan dengan baterai 96 kWh, di mana energi pengereman diubah menjadi daya listrik melalui regenerative braking.
Truk SHACMAN X5000 EV (580 HP)
Bagi operasional tambang dengan rute berulang dan jarak terukur, kendaraan murni listrik (EV) memberikan respons torsi instan serta bebas emisi gas buang secara langsung. Didukung kapasitas baterai besar 400,61 kWh, unit ini siap diintegrasikan pada ekosistem kerja yang sudah memiliki kesiapan infrastruktur listrik.
Komitmen Layanan Purnajual dan Kesiapan Ekosistem
Transisi menuju armada ramah lingkungan tidak sekadar mengganti unit mesin, melainkan mengubah ekosistem operasional secara menyeluruh.
“MC Group tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga ekosistem layanan yang mampu mendukung kebutuhan industri Indonesia. Mulai dari produk, technical support, service, spare parts, hingga pengembangan jaringan layanan, semuanya menjadi bagian dari upaya kami untuk membantu pelanggan mengimplementasikan teknologi tersebut secara optimal,” ujar Direktur MC Group, Dirmanto.
Guna mendukung keandalan operasional konsumen, MC Group menyiapkan dukungan teknis terpadu meliputi ketersediaan suku cadang, diagnostik sistem elektrik, perawatan baterai, serta penyediaan mekanik andal di berbagai titik operasional seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Jawa.
Strategi ini terbukti dipercaya industri, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pengadaan 400 unit armada baru SHACMAN bersama PT Karimata Multi Prima, PT Vardhana Perkasa, dan PT Gericon Prima pada pembukaan Mining Indonesia 2026.
Reportase : Dony Leonardo
- Penulis: Donny Leonardo
- Editor: Helmi Romdhoni

Saat ini belum ada komentar