Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

HUKUM

BNN Amankan Truk Berisi 500 kg Ganja Siap Edar di Bekasi

badge-check


					BNN Amankan Truk Berisi 500 kg Ganja Siap Edar di Bekasi Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – BNN amankan Truk bermuatan ratusan kilogram daun ganja siap edar.

Badan Narkotika Nasional (BNN) lakukan penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pemberantasan BBN Irjen Arman Depari di Jalan Raya Narogong KM 7, perisis di depan perumahan Pesona Metropolitan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin 10 agustus 2020.

“Tersangka berniat akan meninggalkan kendaraan ini, maksudnya walaupun nanti petugas BNN menyita barangnya, tersangka tidak tertangkap untuk memutus informasi, namun petugas kita sigap sehingga tersangka dapat kita tangkap,” jelas Arman.

Dari dua tersangka diamankan barang bukti 450-500 kilogram Ganja. Sebelumnya, modus serupa dengan mencampur narkotika dengan logistik juga pernah diungkap oleh BNN.

“Modus ini sepertinya masih ada kemiripan dengan yang lalu mengangkut narkotika yang dicampur dengan beras dan biji jagung dan sekarang dicampur dengan pisang,” ujar Arman.

Truk berisi ganja dengan buah pisang dimulai dari Aceh, Medan, Lampung dan Kota Bekasi sebelum menuju Jakarta.

Arman tambahkan, penggunaan truk dengan logistik atau bahan pangan kerap dilakukan tersangka untuk mengelabuhi petugas.

“Dengan berat yang mencapai ratusan kilogram, menambah daftar peredaran narkotika yang masih menggiurkan,” tutur Arman.

“Yang jelas ini adalah konsumsi yang diperuntukkan untuk  pengguna di Jakarta.Namun demikian ini masih melakukan penghitungan sekaligus akan kita timbang untuk memastikan berapa barang bukti yang kita sita, apakah barang bukti ini dengan kualitas baik atau kurang dari itu kita selidiki dan akan kita timbang, apakah kualitas barang ini Rencana akan dikirim ke Jakarta,” imbuhnya.

Menurutnya, kejadian yang sudah berulang tersebut akan dievaluasi mengingat modus tersebut terbilang sering dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

25 Februari 2026 - 14:59 WIB

KUHP dan KUHAP Baru Dinilai Berpotensi Perluas Kriminalisasi Dunia Usaha

23 Februari 2026 - 04:13 WIB

Sandri Dukung  Penghargaan Bintang Mahaputera Untuk Kapolri

13 Februari 2026 - 17:14 WIB

Populer HUKUM