Menu

Mode Gelap
Indeks Pers Indonesia 129 dari 180 Negara Ekosistem Media Sekarat Jurnalis Dikriminalisasi, Mekanisme Dewan Pers Diabaikan 80 Persen Jurnalis Akui Swasensor Ethical Slaughtering: Seni Menghargai Nyawa di Ujung Pisau Tren Keamanan Global Memburuk, Polri Mampu Jaga Stabilitas

NASIONAL

Gempa Donggala, data sementara 1 orang tewas 10 luka

badge-check

INAnews.co.id – Dampak gempa yang terjadi di Laut Donggala dengan kekuatan 6 magnitudo yang berpusat di darat pada kedalaman dangkal mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah.

BMKG telah memutakhirkan kejadian gempa yang semula 5,9M menjadi 6 magnitudo dengan pusat gempa 2 km arah utara Kota Donggala pada kedalaman 10 km pada Jumat, 28 September 2018, pukul 14.00.00 WIB.

Sumber gempa berasal dari sesar Palu Koro. Berdasarkan analisis peta guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Donggala IV MMI, Palu III MMI, Poso II MMI). Gempa tidak berpotensi tsunami.

Dalam rilisnya Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. “Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD Kabupaten Donggala terkait dampak gempa. Gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Parigi Moutong. Secara umum gempa dirasakan berintensitas sedang selama 2-10 detik. Gempa dirasakan beberapa kali karena adanya gempa susulan”, jelasnya.

Gempa juga dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa.” Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah” tambah Sutopo.

Untuk proses evakuasi masih dilakukan oleh petugas. Pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan. Sebagian masyarakat masih berada di luar rumah. Mereka berada di tempat aman. Gempa susulan masih sering berlangsung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kekerasan terhadap Jurnalis Melonjak

4 Mei 2026 - 11:48 WIB

RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok

3 Mei 2026 - 21:56 WIB

Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita

3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Populer EKONOMI