News Feed
light_mode
Trending Tags

80 Persen Jurnalis Akui Swasensor

  • account_circle Robi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Delapan dari sepuluh jurnalis Indonesia mengaku pernah melakukan swasensor dalam pekerjaan mereka. Temuan ini bersumber dari survei Indeks Nasional Keselamatan Jurnalis 2025 yang melibatkan 655 responden jurnalis, 523 di antaranya, atau sekitar 80 persen, menyatakan pernah membungkam diri sendiri untuk menghindari konflik atau melindungi sumber informasi.

Selain itu, 72 persen responden mengaku pernah mengalami sensor dari luar dirinya: berita tidak terbit sama sekali, diturunkan setelah tayang, atau hanya boleh mengangkat sudut tertentu dari sebuah peristiwa.

Dua isu yang paling banyak mengalami swasensor adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan 58 persen responden menyebutnya. Isu lingkungan hidup juga masuk dalam temuan RSF sebagai topik yang kerap membuat jurnalis membungkam diri.

“Swasensor itu ada penyebabnya—rasa takut, pengendalian langsung dari ownership atau pemimpin redaksi. Kami percaya setiap jurnalis itu independen dan kritis, tetapi sekritis apapun jurnalis, ketika dikendalikan direksi, pasti akan kehilangan daya kritisnya,” ujar Mustofa Layong dari LBH Pers dalam diskusi publik AJI Jakarta, Ahad (3/5/2025).

Mustofa menyoroti belum adanya mekanisme pengaduan resmi terkait praktik swasensor. Jurnalis yang mengalami tekanan dari pemilik media atau direksi tidak memiliki ruang untuk melapor, sehingga memilih diam daripada menghadapi risiko dipecat, didemosi, atau dipindahtugaskan.

Anastasya Andriarti menambahkan, pengendalian isi pemberitaan kini tidak lagi selalu dilakukan melalui serangan fisik atau hukum, melainkan melalui penguasaan kepemilikan media. “Serangan itu lebih soft karena tidak terlihat, justru serangannya dari dalam. Ini lebih berbahaya karena publik tidak tahu bahwa hak mereka untuk menerima informasi sedang dibatasi,” katanya.

AJI Indonesia mendesak Dewan Pers untuk membuka mekanisme pengaduan swasensor dan secara aktif memastikan tidak ada gangguan dari pihak luar terhadap kemerdekaan pers, sesuai fungsinya dalam Pasal 15 ayat 1 Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • UMKM Dihantam dari Segala Arah Sulit Naik Kelas

    UMKM Dihantam dari Segala Arah Sulit Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini disebut tulang punggung ekonomi, menyumbang 59,64 persen terhadap PDB, kini menghadapi tekanan berlapis yang kian mengancam keberlangsungan usaha mereka. Nur Komaria, peneliti Center of Digital Economy and SME INDEF, memaparkan bahwa kenaikan BBM non-subsidi memukul sisi operasional, distribusi, dan pelayanan UMKM sekaligus. Sektor paling […]

  • Suksesnya Gelaran PEVS 2022, Bukti Nyata Kemajuan Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

    Suksesnya Gelaran PEVS 2022, Bukti Nyata Kemajuan Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – pelaksanaan hari terakhir perhelatan PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 suasana Hall B3 JIExpo Kemayoran terlihat animo pengunjung masih ramai dan semakin meningkat hingga minggu petang di akhir penyelenggaraan. Dalam kanal digital, total seluruh platform digital PEVS 2022 mencapai 382,514 impressions. Selain dari antusiasme yang tinggi dari pengunjung, PEVS 2022 menjadi perhatian khusus […]

  • DDII Serukan Ribuan Khatib Sampaikan Khotbah tentang Palestina

    DDII Serukan Ribuan Khatib Sampaikan Khotbah tentang Palestina

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) menyerukan kepada seluruh khatibnya di berbagai wilayah Indonesia untuk menjadikan Palestina sebagai tema khutbah Jumat siang ini (3/10). Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DDII, Dr. Adian Husaini. “Ribuan khatib di bawah naungan DDII kami serukan agar menyampaikan khutbah tentang Palestina. Umat harus terus diingatkan bahwa bangsa […]

  • Kapolresta Manado : Isu people power tak pengaruhi rasa persatuan

    Kapolresta Manado : Isu people power tak pengaruhi rasa persatuan

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Kepala Kepolisian Resort Kota Manado Kombes Pol. Benny Bawensel minta kepada masyarakat Manado dan Sulawesi Utara agar tidak terbawa arus sesaat.

  • Tujuh Kategori Penghargaan Anugrah Merdeka Belajar 2024

    Tujuh Kategori Penghargaan Anugrah Merdeka Belajar 2024

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Ada tujuh kategori penghargaan pada Anugrah Merdeka Belajar 2024. Pertama, kategori Transformasi Pembelajaran dengan kriteria penilaian mencakup pemanfaatan sumber daya digital sekolah dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran yang berkualitas, aktivasi Komunitas Belajar, dan peningkatan kualitas pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar di satuan pendidikan yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta pemenuhan layanan pendidikan PAUD dan SD […]

  • Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

    Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Imaduddin mengungkapkan, teknologi rendah karbon seperti panel surya, turbin angin, dan baterai kendaraan listrik membutuhkan mineral dalam volume yang signifikan lebih besar dibanding teknologi konvensional. Kondisi ini memaksa negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk mengekstraksi sumber daya alam secara lebih intensif. Tantangannya, memastikan proses ekstraksi tersebut memenuhi standar ESG (Environmental, Social, Governance) membutuhkan biaya […]

expand_less