Buntut Ekseskusi PTUN, Eks Pejabat BKN Disomasi Mantan Kepala BBPOM Surabaya

2.743

INAnews.co.id, JakartaMantan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, Drs. Sapari Apt MKes melakukan  somasi pada Petrus Sujendro S.Sos.

Seperti diketahui Petrus Sujendro S.sos adalah (Eks) Kepala Sub Direktorat Administrasi Pensiun Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Negara Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun belakangan diketahui, Petrus ternyata sudah pensiun beberapa waktu lalu. Kendati demikian, melalui Penasehat Hukumnya dari kantor advokat Gerai Hukum Arthur SH dan Rekan, Sapari tetap melayangkan surat Somasi kepada Petrus Sujendro.

“Somasi langsung dikirim ke rumah Pak Petrus di Curug-Cimanggis-Depok-Jawa Barat,” ujar Sapari dalam keterangan yang disampaikan pada redaksi INAnews pada sabtu 21 november 2020.

Dari tembusan surat somasi yang diketahui Redaksi, tercantum  pada somasi pertama terdapat 26 poin, untuk somasi kedua terdapat 27 poin yang diperuntukkan kepada Petrus Sujendro.

“Diantara isi dari somasi tersebut adalah terkait dengan ganti kerugian immateriil dan materiil, yakni ganti kerugian immateriil yang hanya 1 rupiah diperkuat dengan gugatan materiil yang mencapai 3 miliar rupiah,” tulis Hendri Wilman dalam surat somasinya yang ditunjukan kepada Redaksi pada ,Kamis 20 november 2020 di kantor Gerai Hukum Jakarta.

Poin inti dalam somasi tersebut terdapat pada Poin 27 yang menyebutkan,  Bahwa berdasarkan hal-hal diatas kami selaku Kuasa Hukum dari Pemberi kuasa (Klien) Bpk Sapari, Apt, M.Kes memberikan Somasi (Peringatan) kepada Petrus Sujendro S.Sos (Eks) Kepala Sub Direktorat Administrasi Pensiun Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Negara Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar segera:

1. Membayar Ganti Kerugian Inmateriil sebesar Rp.1 (satu rupiah).
2. Membayar Ganti Rugi Materiil Sebesar Rp.3.000.000.000,- (Tiga Milyar rupiah).
3. Membuat Pernyataan Permohonan Maaf di yang dimuat dalam surat kabar Kompas, Tempo, Media Indonesia dalam satu (1) halam penuh dan Media Massa Online selama 3 (tiga) hari secara berturut-turut yang ditujukan kepada Klien Kami (Bpk Sapari,Apt, M.Kes).

26 Poin Pertimbangan Hukum dan Alasan dalam Surat Somasi

Dalam surat somasi yang dilayangkan Gerai Hukum & Art kepada Petrus Sujendro ada pertimbangan dan alasan sebanyak 26 poin yang disebutkan.

“Salah satunya adalah soal putusan eksekusi gugatan di PTUN Jakarta, tentang perkara sengketa kepegawaian nomor 294/G/2018/PTUN.JKT ini telah berkekuatan hukum tetap, kemudian adanya persetujuan Petrus Sujendro dan ditanda tangani olehnya seperti disebutkan dalam surat somasi poin 19 dan 20 terdapat banyak kejanggalan yang terjadi, dan adanya upaya pemufakatan jahat untuk membuat keterangan palsu terhadap status pensiun,” jelas Hendri Wilman pada kamis 20 november 2020.

Ditembuskan ke Presiden Joko Widodo hingga ke RW dan RT

Surat somasi ditembuskan Sapari ke sejumlah pihak, dari mulai Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menpan-RB Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai , Kepala Badan Kepegawaian Negara RI dan Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia Komjend Pol.Listyo Sigit Prabowo.

Kemudian kepada Kepala Balai Besar POM dan Balai POM Seluruh Indonesia, Komisi Aparatur Sipil Negara, Kepala LOKA POM Seluruh Indonesia, Camat, Lurah, RW dan RT setempat hingga Media Massa.

“Bahwa Kami masih memberikan waktu kepada Bapak Petrus Sujendro S.Sos selama 4 (Empat) hari kerja semenjak Surat Somasi (Peringatan) ini diterima secara patut dan benar, agar Bapak Petrus Sujendro S.Sos menunjukkan itikad baik untuk segera menuntaskan perkara ini secara arif dan bijaksana, apabila hal tersebut tidak dilakukan oleh Bapak Petrus Sujendro S.Sos maka Kami selaku Kuasa Hukum dari Pemberi kuasa akan melakukan upaya-upaya hukum yang sifat memaksa (Perdata & Pidana) kepada Bapak Petrus Sujendro S.Sos demi mempertahankan Hak-Hak Hukum Klien Kami.”

“Demikian Surat Somasi (Peringatan) ini dibuat, agar menjadi antensi dan diperhatikan secara seksama.” demikian bunyi surat somasi yang diungkap Sapari melalui penasehat Hukumnya dari kantor Gerai Hukum Arthur & Rekan pimpinan Arthur Noija SH.

Saat berita Ini ditayangkan belum ada pernyataan resmi dari BKN maupun dari Petrus Sujendro terkait dengan somasi 3 miliar ini.

 

 

Artikel ini telah tayang di lapan6online.com dengan judul : Panas!! Sapari Somasi Eks Pejabat BKN 3 Miliar

 

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.