Menu

Mode Gelap
Indonesia Hadapi Potensi Krisis Fiskal, Bukan Sekadar Krisis Moneter Patriot Bond Dinilai Legalkan Pencucian Uang Korupsi dan Prostitusi Perbanas: Program Pemerintah Sudah Tepat, Perlu Konsistensi Kebijakan Krisis Kepercayaan Biang Kerok Rupiah (Pernah) Tembus 18.000 Ekonom CORE: Kelas Menengah Dikorbankan demi Ambisi Pemerintah Mahfud MD: Vonis Nadiem Janggal, Diduga “Digiring” sejak Awal

KRIMINAL

KKB Sandera dan Bunuh Pilot Asing di Distrik Alama

badge-check


					Foto: Kepala Humas Satgas Damai Cartenz 2024, Kombes Bayu Suseno menampilkan foto korban pembunuhan oleh KKB di Distrik Alama, Papua Tengah, dok. istimewa Perbesar

Foto: Kepala Humas Satgas Damai Cartenz 2024, Kombes Bayu Suseno menampilkan foto korban pembunuhan oleh KKB di Distrik Alama, Papua Tengah, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dikabarkan menyandera dan membunuh pilot helikopter PT Intan Angkasa Air Service, pada Senin (5/8/2024). Korban bernama Glem Malcolm warga Selandia Baru. Demikian kata Kepala Operasi (Kaops) Satgas Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis, Senin.

Tidak hanya menyandera dan membunuh, KKB juga turut membakar helikopter yang sempat diterbangkan korban berjenis IWN MD.500 ER PK di Distrik Alama, Mimika, Papua Tengah, sekitar pukul 10.00 WIT.

Faizal menambahkan aksi pembunuhan itu terjadi saat helikopter yang dibawa oleh korban tiba di Distrik Alama dari Bandara Moses dengan membawa empat penumpang. Empat penumpang itu terdiri dari dua orang dewasa (nakes) dan satu bayi, serta satu anak dari Bandara Moses Kilangin Timika tujuan Distrik Alama.

Menurut keterangan saksi D, yang disampaikan Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Bayu Suseno mengatakan, berdasarkan keterangannya setiba di lokasi pendaratan seluruh penumpang langsung dihadang oleh KKB. KKB juga menggiring pilot dan penumpang ke area lapang sekitar lokasi pendaratan.

“Setelah itu KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap pilot. Jenazah Pilot dibawa ke helikopter kemudian dibakar bersamaan dengan helikopter,” tuturnya.

Kendati demikian, Bayu memastikan seluruh penumpang yang berada di dalam helikopter dalam kondisi selamat lantaran merupakan warga lokal.

Di sisi lain, ia menyebut Distrik Alama merupakan wilayah yang terisolir di Papua.

“Seluruh penumpang selamat, karena mereka merupakan warga setempat yaitu, Distrik Alama, Kabupaten Mimika,” jelasnya.

Saat ini jajaran TNI-Polri tengah memburu pelaku penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot asing tersebut.

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mahfud MD: Vonis Nadiem Janggal, Diduga “Digiring” sejak Awal

1 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan KontraS: 30 Orang Tewas Akibat Kekerasan Aparat dalam 4 Bulan

1 Juli 2026 - 06:40 WIB

GAKESLAB Jakarta Sukses Menyelenggarakan Sosialisasi Penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025

30 Juni 2026 - 17:38 WIB

Populer NASIONAL