Menu

Mode Gelap
Semakin Digembosi, Gerakan Mahasiswa Semakin Menyatu dan Berani Indonesia Hadapi Potensi Krisis Fiskal, Bukan Sekadar Krisis Moneter Patriot Bond Dinilai Legalkan Pencucian Uang Korupsi dan Prostitusi Perbanas: Program Pemerintah Sudah Tepat, Perlu Konsistensi Kebijakan Krisis Kepercayaan Biang Kerok Rupiah (Pernah) Tembus 18.000 Ekonom CORE: Kelas Menengah Dikorbankan demi Ambisi Pemerintah

ENERGI

Bahlil Bantah Monopoli BBM

badge-check


					Foto: Bahlil Lahadalia/tangkapan layar Perbesar

Foto: Bahlil Lahadalia/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah tuduhan monopoli Pertamina dalam distribusi BBM. Ia menegaskan bahwa badan usaha swasta seperti Shell, BP, dan Vivo telah menerima kuota impor 110 persen di tahun 2025, naik dari tahun 2024.

“Tidak ada monopoli. Mereka sudah mendapat kuota masing-masing 110 persen. Ketika kuota habis di bulan Agustus atau September, saya minta mereka kolaborasi dengan Pertamina secara B2B,” kata Bahlil dalam wawancara di kanal Kasisolusi, Senin (12/1/2026).

Bahlil menjelaskan bahwa ketika beberapa badan usaha swasta kehabisan kuota impor, pemerintah memfasilitasi kolaborasi dengan Pertamina. Ia menolak keras tekanan dari oknum pengusaha yang menggunakan media sosial untuk mempengaruhi kebijakan.

“Ada oknum yang memframing seolah-olah terjadi PHK karena mereka jual kopi, bukan BBM. Padahal mereka tetap jual solar dan profit mereka seharusnya sudah tercapai di bulan Agustus-September,” jelasnya.

Mantan Ketua Umum HIPMI ini menegaskan negara berhak mengatur pengusaha sesuai UUD 1945 Pasal 33 yang menyatakan cabang produksi penting harus dikuasai negara, namun tetap adil kepada pengusaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Swasembada Pangan dan Energi, Dua Pilar Utama Kemandirian Bangsa Versi Prabowo

29 Juni 2026 - 20:50 WIB

DEN: Hapus “Inclusion Error” Subsidi Bisa Hemat Rp200 Triliun

26 Juni 2026 - 23:30 WIB

Climate Policy Initiative: RI Belum Tentukan Sikap, Mau Jadi “Electrostate” atau “Petrostate”?

26 Juni 2026 - 19:24 WIB

Populer ENERGI