Menu

Mode Gelap
YLBHI-Ecosoc: KDMP Dinilai Alat Politik Kekuasaan Jelang 2029 CONPEX Resmi Memperkuat Kehadirannya di Indonesia Melalui Partner Dinner Militer Masuk Ekonomi Desa, Warga Disebut Takut Protes Peneliti: KDMP Langgar Prinsip Koperasi Sejati dan Putusan MK Dana Desa Dipotong Paksa, Warga Terancam Kemiskinan Baru YLBHI: KDMP Bukan Koperasi, tapi “Komando Operasi”

EKONOMI

Peneliti: KDMP Langgar Prinsip Koperasi Sejati dan Putusan MK

badge-check


					Foto: Sri Palupi/tangkapan layar Perbesar

Foto: Sri Palupi/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Peneliti The Institute for Ecosoc Rights, Sri Palupi, memaparkan sejumlah prinsip koperasi sejati yang menurutnya diabaikan dalam pembentukan KDMP. “Koperasi itu keanggotaannya terbuka dan sukarela,” katanya, sembari membandingkan dengan KDMP dikutip tayangan kanal YouTube YLBHI, Jumat (17/7/2026). “Ini kan keanggotaannya pemaksaan. Sudah ada indikasi intimidasi kepada warga supaya nyimpan uangnya di koperasi.”

Ia juga menyoroti absennya kontrol anggota atas pengurus koperasi. “Anggota sama sekali enggak punya kontrol terhadap koperasi. Bahkan memilih pengurus pun tidak punya kuasa. Justru pihak Kodim yang dipilih secara militerik, kemudian dilatih secara militerik,” ujar Palupi.

Dengan merujuk pada rangkaian pelanggaran prinsip tersebut, Palupi menegaskan, “Jadi sebenarnya KDMP dan KKMP ini tidak bisa disebut koperasi.” Ia menyebut wujud lembaga itu lebih menyerupai gerai milik pemerintah. “Ini lebih ke korporasi jadinya sebenarnya,” katanya.

Palupi mengaitkan hal ini dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang pernah membatalkan revisi Undang-Undang Perkoperasian. “Prinsipnya itu bukan gabungan modal, tapi gabungan orang,” ujarnya. Ia memperingatkan konsekuensi dari pengabaian prinsip tersebut: “Ketika koperasi ini tidak dijalankan sebagaimana prinsip-prinsip yang seharusnya, dampaknya bisa pelanggaran HAM. Dan itu sudah terjadi di lapangan.”

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Indonesia Masih Kalah Bersaing di Industri Halal Global

16 Juli 2026 - 10:52 WIB

Ketua Dekopin Sebut Koperasi Kini Jadi Prioritas Negara

15 Juli 2026 - 16:08 WIB

Kritik Ekonomi Neoliberal, Prabowo Dorong Koperasi Jadi Soko Guru Ekonomi

15 Juli 2026 - 13:02 WIB

Populer EKONOMI