Menu

Mode Gelap
Pengukuhan Gelar dan Sertifikasi Internasional 2026 Resmi Digelar di Purbalingga Legal Belum Tentu Benar: Membongkar Jebakan Legalisme Autokratik Fungsi Pengawasan DPR Dinilai Telah Lumpuh Tiga Ekonom Serukan Koreksi Fiskal, Hentikan Penyangkalan Pinjol Meledak, Kartu Kredit Naik: Konsumsi RI Dibiayai Utang Data Ekonomi Dipertanyakan, Manufaktur Tumbuh tapi Listrik Minus

SYARIAH

Nasib Syariah di Tangan Pemimpin

badge-check


					Nasib Syariah di Tangan Pemimpin Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta- Proyeksi pasar modal syariah Indonesia dalam 5 tahun ke depan sangat bergantung pada komitmen pemimpin di OJK, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia. Nurhastuty dalam wawancara di kanal INDEF, Selasa (14/4/2026), optimistis pasar bisa naik terus bahkan menjadi alternatif terbaik di Asia Tenggara jika ketiganya bersinergi. Sebaliknya, jika komitmen melempem, stagnasi tak terhindarkan.

Ia menyoroti dua potensi yang belum optimal: pertama, perlunya integrasi dewan syariah langsung ke dalam struktur OJK (seperti di Malaysia) agar koordinasi lebih cepat. Kedua, belum terintegrasinya tokoh masyarakat dan pesantren sebagai opinion leader dalam literasi bisnis syariah. “Mereka paham salat dan puasa, tapi soal muamalah belum. Padahal kita ingin Islam yang kafah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Blackout Sumatra Bukan soal Petir?

28 Mei 2026 - 13:28 WIB

Klik “Bayar” di Aplikasi Sudah Dianggap Akad yang Sah

27 Mei 2026 - 19:21 WIB

Diplomasi Prabowo Selamatkan Energi Indonesia

26 Mei 2026 - 20:19 WIB

Populer ENERGI