News Feed
light_mode
Trending Tags

Menparekraf Apresiasi Pengembangan Destinasi Sejarah dan Jurnalistik

  • account_circle Robi
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung dan mengapresiasi pengembangan destinasi wisata sejarah dan jurnalistik di Antara Heritage Center sebagai inisiatif Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara dalam membantu pengembangan sektor pariwisata Indonesia.

Menparekraf Sandiaga dalam kunjungan ke Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (6/8/2024) menyampaikan peran Perum LKBN Antara sangat strategis dalam membantu penyebaran informasi kebijakan di sektor parekraf di Indonesia kepada seluruh masyarakat.

“Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan media, termasuk LKBN Antara, dalam mendiseminasi informasi agar program unggulan pemerintah terutama di bidang parekraf berjalan lancar dan memberikan manfaaat kepada masyarakat,” ujar Sandiaga, dikutip laman Kemenparekraf, Jumat (9/8/2024).

Sandiaga juga menyampaikan bahwa kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif harus terus didukung dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dengan unsur pentahelix pariwisata yang di dalamnya mencakup peran media.

“Kolaborasi efektif antar stakeholders memberi dampak positif bagi pariwisata Indonesia di kancah global. Saat ini, dalam upaya memperkuat silahturahmi dengan media sebagai salah satu unsur pentahelix Kemenparekraf, saya melakukan media visit bersama para Deputi di lingkungan Kemenparekraf/ Baparekraf, sekaligus meninjau  ANTARA Heritage Center (AHC) sebagai destinasi wisata sejarah dan jurnalistik,” kata Sandiaga.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara, Irfan Junaidi, menjelaskan AHC merupakan ikon baru destinasi wisata sejarah dan jurnalistik yang diresmikan pada Mei 2024.

“Setelah diresmikan pada Mei 2024, AHC kami harapkan bisa menjadi pilihan utama destinasi wisata bernuansa jurnalisme pertama di Jakarta dan diharapkan bisa menjadi inspirasi dan mewarnai keragaman destinasi wisata destinasi wisata sejarah dan jurnalisme di Indonesia,” kata Irfan.

Kompleks AHC merupakan bangunan cagar budaya yang baru direvitalisasi dan diresmikan pada 14 Mei 2024. AHC termasuk dalam bangunan cagar budaya kelas A yang menjadi salah satu bagian dari Weltevreden (kawasan tempat tinggal utama orang-orang Eropa di pinggiran Batavia, Hindia Belanda, yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Batavia lama ke arah selatan).

Kawasan gedung ini merupakan saksi sejarah karena menjadi tempat pertama kali proklamasi kemerdekaan Indonesia disampaikan ke seluruh penjuru dunia. 

Kompleks Antara Heritage Center terdiri dari Griya Aneta dan Graha Antara. Griya Aneta dibangun oleh seorang raja media asal Hindia Belanda, Dominique Willem Barrety pada 1917.

Gedung ini kemudian menjadi Kantor Berita Belanda Aneta dan beralih kepemilikan ke Kantor Berita Antara pada 1962 ketika Presiden Sukarno menguatkan posisi dan memastikan kantor berita Aneta dan kantor berita Jepang Domei di Pasar Baru menjadi milik Kantor Berita Antara.

Kedua gedung ini telah selesai direvitalisasi menjadi Antara Heritage Center dengan berbagai fasilitas dan ruangan.

Sejumlah fasilitas dan ruangan di AHC di antaranya Ruang Rapat Adinogoro, Ruang Rapat Kolaborasi, Museum Antara, Galeri 1, Galeri 2, Loby Utama Adam Malik, Ruang Atelier, Selasar Taman Langit, Taman Langit 1, dan Taman Langit 2.

Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga didampingi jajaran Direksi Perum LKBN Antara dan sejumlah pejabat eselon I dan II Kemenparekraf/Baparekraf meninjau Pameran Foto di Galeri 1 dan 2, serta mengunjungi sejumlah ruangan dan fasilitas gedung, termasuk ruangan kerja Adam Malik, pendiri Antara.

Di akhir kunjungannya, Menparekraf Sandiaga menyampaikan apresiasi terhadap Antara Heritage Center sebagai ikon baru destinasi wisata budaya dan jurnalistik di Jakarta.

“Keberadaan AHC ini menggabungkan aspek sejarah, jurnalisme, dan bagian dari pariwisata. Sukses buat Antara. Mudah-mudahan Antara Heritage Center bisa menjadi fasilitas publik yang dinikmati oleh masyarakat,” ujar Sandiaga.

Pada kesempatan kunjungan itu, Menparekraf Sandiaga didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kemenperekraf/Baparekraf Nia Niscara juga melakukan podcast untuk Antara TV yang membahas tentang program dan kebijakan terkini tentang pariwisata dan ekonomi kreatif. Podcast berlanjut dengan para deputi yang hadir mendampingi Menparekraf.

Saat kunjungan Menparekraf disambut Direksi Perum LKBN Antara dan jajarannya yakni Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Nina Kurnia Dewi, Direktur Komersial dan Bisnis Jaka Sugianta, dan Direktur Pemberitaan Irfan Djunaidi. Hadir mendampingi Menparekraf, Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dan sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.*

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Dalam IPEX 2022, Damai Putra Group Tawarkan Surga Tersembunyi di Harapan Indah Bekasi

    Dalam IPEX 2022, Damai Putra Group Tawarkan Surga Tersembunyi di Harapan Indah Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Damai Putra Group selaku perusahaan properti ternama hadir di Indonesia. Di Usianya yang lebih dari 41 tahun adalah sebagai perusahaan properti yang berpengalaman Damai Putra Group terus berkreasi dalam memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dalam memiliki hunian yang berkualitas. Perkembangan dan kemajuan yang diperoleh ini seiring dengan visi Damai Putra Group untuk menjadi […]

  • Menyambut Desa Bojong Kulur Sebagai Desa Wisata, LSPR Berikan Penyuluhan Strategi Komunikasi

    Menyambut Desa Bojong Kulur Sebagai Desa Wisata, LSPR Berikan Penyuluhan Strategi Komunikasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – LSPR Communication and Business Institute berinisiasi untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui Program LSPR Literasi Desa. Berangkat dari fenomena pandemi COVID-19 yang memberikan dampak signifikan kepada perekonomian, LSPR Institute melihat adanya potensi desa wisata yang bisa dikembangkan dan diharapkan nantinya dapat memulihkan perekonomian di desa tersebut, tentunya juga untuk dapat mendukung sektor pariwisata Indonesia. […]

  • Tahun 2030, diprediksi Indonesia sebagai ekportir besar industri mamin

    Tahun 2030, diprediksi Indonesia sebagai ekportir besar industri mamin

    • calendar_month Rabu, 2 Jan 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Road Map Industri 4.0 merupakan sebagai strategi dan arah yang jelas dalam pengembangan industri nasional ke depan, terutama kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0. 

  • Penunjukan Direktur Sementara Perumda Kanturu Molagina Berpotensi Pidana

    Penunjukan Direktur Sementara Perumda Kanturu Molagina Berpotensi Pidana

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

      Penulis : Pemerhati Kebijakan Publik Kepton (PKP-Kepton) sekaligus mantan Staf Khusus Bupati Buton Selatan, Marwin Asnawi, S.H., M.H. Kabar mengenai pengangkatan Direktur Sementara Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Kanturu Molagina di Kabupaten Buton Selatan kembali menyalakan alarm akan integritas tata kelola Pemerintahan Daerah. Dugaan pelanggaran hukum dan penyalahgunaan wewenang dalam proses ini bukan hanya sekedar […]

  • Jelang Nataru 2024, Polsek Lobalain Gelar Giat Patroli Biru

    Jelang Nataru 2024, Polsek Lobalain Gelar Giat Patroli Biru

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Rote Ndao – Polsek Lobalain tingkatkan Patroli Biru demi memberikan rasa nyaman bagi masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Lobalain.

  • Indonesia Butuh 200 Tahun untuk Capai Elektrifikasi Negara Modern

    Indonesia Butuh 200 Tahun untuk Capai Elektrifikasi Negara Modern

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia membutuhkan waktu sekitar 200 tahun untuk mencapai tingkat elektrifikasi negara maju jika kapasitas pembangunan pembangkit listrik tidak segera ditingkatkan drastis. Demikian peringatan Bhima Yudhistira dalam wawancara bersama Gita Wirjawan, Rabu. Saat ini konsumsi listrik per kapita Indonesia baru mencapai 1.300 kWh per tahun, jauh di bawah Amerika Serikat dan China yang masing-masing […]

expand_less