Menu

Mode Gelap
LPG Itu Transisi, Bukan Tujuan Peak Emisi 2035 Terancam, Krisis Geopolitik Bikin Dunia Balik ke Fosil Subsidi LPG Bocor 70 Persen Eks Mendikbud Dituntut 18 Tahun, Lebih Berat dari Teroris The Power of Sharing: Mengikat Persaudaraan Lewat “Hadiyyah” Daging Qurban Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

NASIONAL

Lemahnya Mitigasi dan Ketidakseriuasan Pemda Merespon Peringatan BMKG Penyebab Banjir Bandang

badge-check


					Lemahnya Mitigasi dan Ketidakseriuasan Pemda Merespon Peringatan BMKG Penyebab Banjir Bandang Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini sejak 17-20 November tentang pembentukan pusat tekanan rendah (low pressure area), namun pemerintah daerah gagal merespons dengan serius.

“Dari 17 sampai 30 November, BMKG terus mengeluarkan rilis. Tapi pemerintah daerah responnya seperti apa? Langkah-langkahnya masih tanggap darurat, bukan mitigasi,” kritik Gandar Mahut Suwala, Direktur WALHI Yogyakarta yang menghadiri COP29 di Belem, Brazil diungkap Senin (1/12/2025).

Siklon tidak seperti gempa yang tiba-tiba terjadi. Pada 21-25 November sudah terbentuk bibit siklon 95B, dan baru 26-30 November menjadi siklon utuh.

“Jangan-jangan pemerintah daerah santai karena pikir bibit siklon bisa batal jadi siklon. Ini perlu direfleksikan,” ujar Gandar.

Kegagalan juga bersifat ideologis: pemerintah masih berfokus pada tanggap darurat, bukan investasi pembangunan dan pengelolaan hulu-hilir yang serius.

“Analisis Risiko Bencana di Pasal 40 UU Penanggulangan Bencana sudah jelas, tapi mekanismenya belum ada. Produk pembangunan yang berisiko menimbulkan bencana harus dilengkapi kajian lengkap,” tegasnya.

WALHI mendesak perubahan konsepsi dari tanggap darurat ke kesiapsiagaan, antisipatif, dan mitigasi sebelum bencana terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dukcapil Dorong Verifikasi Digital dan Keamanan Data Pribadi

12 Mei 2026 - 12:29 WIB

KTP-el Tetap Sah untuk Check-in Hotel dan Layanan Publik

12 Mei 2026 - 10:26 WIB

“War Tiket” Haji Dinilai Visioner, Asal Jamin Keadilan Antrean

11 Mei 2026 - 11:18 WIB

Populer NASIONAL