50 Ribu Buruh Bergerak Serentak di 30 Kota Hari Ini
- account_circle Robi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: ilustrasi (AI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta– Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) memastikan sekitar 50 ribu buruh akan turun ke jalan secara serentak, Kamis (10/9/2026), di lebih dari 30 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia sebagai bentuk tekanan atas pembahasan RUU Perlindungan Pekerja di DPR.
Koordinator Aksi Nasional KBPBI Sunarno menjelaskan, aksi akan digelar di berbagai provinsi mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, serta Kalimantan Timur, Barat, dan Tengah.
“Untuk estimasi besok sebagai aksi awal, diperkirakan akan ada sekitar 50.000 perwakilan di seluruh wilayah yang akan melakukan aksi besok,” ujarnya, seraya menyebut aksi akan dipusatkan di kantor DPRD maupun kantor gubernur dan bupati setempat, Rabu (9/9/2026).
Ketua Umum Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI), Daeng Wahidin, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas anggota dari Sabang sampai Merauke yang selama ini mengikuti perkembangan pembahasan RUU melalui jejaring komunikasi internal.
“Aspirasi yang berkembang di tingkat akar rumput adalah anggota sampai tingkat perusahaan ingin dilibatkan. Aksi 10 September ini adalah bentuk kontribusi, solidaritas, dan partisipasi anggota kami di seluruh Indonesia,” katanya.
Daeng menegaskan aksi ini juga menjadi ekspresi trauma buruh atas dampak sepuluh tahun pemberlakuan Omnibus Law Cipta Kerja.
“Bentuk partisipasi ini adalah bentuk antisipasi akibat trauma sepuluh tahun Omnibus Law, yang benar-benar membuat pekerja Indonesia semakin jauh dari nilai kesejahteraan,” ujarnya.
Ketua Umum Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Rudi HB Daman, menambahkan bahwa aksi daerah sengaja didorong sebagai jalan tengah, sebelum opsi aksi besar-besaran ke Jakarta benar-benar diambil.
“Kawan-kawan di daerah sebenarnya sudah lama mendorong kami untuk segera membawa aksi besar-besaran ke Jakarta… salah satu jalan yang kami dorong untuk mengakomodasi aspirasi kawan-kawan adalah aksi di daerah,” katanya.
Sekjen KSPSI 1973, Suherman, menyebut aksi hari ini sebagai simbol dinyalakannya kembali api perjuangan buruh dari daerah.
“Mungkin besok kita akan menyalakan api perjuangan, kawan-kawan. Kita akan menyalakan api perjuangan ini dari kabupaten dan kota,” ujarnya.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar