Keracunan MBG Tembus 51 Ribu, Mahfud: Ini Kesengajaan!
- account_circle Robi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: dok. Kumparan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti melonjaknya angka keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menembus lebih dari 51.000 korban hanya dalam delapan bulan tahun 2026. Angka ini jauh melampaui total korban sepanjang tahun 2025 yang “hanya” 12.658 orang.
“Sekarang sudah 51.000 di awal September. Artinya 400 persen, dari delapan bulan di tahun 2026 itu jumlahnya tiga kali lipat lebih dibandingkan tahun kemarin,” ujar Mahfud dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa (8/9/2026).
Bagi Mahfud, tren kenaikan yang konsisten selama berbulan-bulan bukan lagi kebetulan. “Bencananya berarti berkelanjutan dan kalau berkelanjutan sampai 50.000 itu hanya dalam waktu berapa bulan ini, artinya kesengajaan,” tegasnya.
Ia menilai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono sejatinya sosok yang cekatan, tetapi terjebak oleh kontrak-kontrak dapur (SPPG) peninggalan kepemimpinan sebelumnya yang dinilai jadi biang keladi persoalan. “Dia cekatan, tapi nanti saya tunjukkan kenapa dia gagal. Bukan dia sebenarnya masalahnya, masalahnya di kebijakan,” kata Mahfud.
Yang membuatnya lebih geram, dugaan kelalaian yang berulang di lapangan tidak pernah berujung pada proses hukum. “Teguran ada, Pak, tapi tidak ada proses pidananya. Padahal itu jelas membahayakan keselamatan nyawa,” ucapnya, seraya mendesak agar setiap kasus keracunan yang terbukti akibat kelalaian diproses secara pidana, bukan sekadar teguran administratif.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar