News Feed
light_mode
Trending Tags

Red Hat Hadirkan Model Prediktif Bagi Portofolio Otomatisasi Bisnis

  • account_circle S Edy
  • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta – Red Hat, Inc., penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rilis terbaru dari Red Hat Process Automation, yang menghadirkan kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terapan baru untuk pemodelan keputusan prediktif, dan dukungan untuk pengembangan aplikasi bisnis berbasis proses dan keputusan dengan menggunakan arsitektur micro-frontend. Bersama dengan perbaikan tambahan yang ditargetkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan untuk pelanggan Red Hat Process Automation, kemampuan ini semakin memperkuat toolbox para pengembang bisnis.

Red Hat Process Automation adalah serangkaian produk untuk mengotomatisasi keputusan dan proses bisnis dengan memungkinkan kolaborasi yang lebih erat antara tim TI dan tim bisnis. Hal ini membantu perusahaan TI untuk lebih menangkap dan menegakkan kebijakan dan prosedur bisnis secara lebih baik, mengotomatisasi operasi bisnis dan mengukur hasil kegiatan bisnis di lingkungan yang heterogen, termasuk fisik, virtual, mobile, dan cloud.

AI Terapan

Red Hat Process Automation kini mendukung pendekatan AI terapan untuk pengambilan keputusan otomatis. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menggabungkan analitik prediktif ke dalam aplikasi manajemen keputusan mereka untuk menciptakan sistem cerdas dan otomatis yang membantu mereka menafsirkan dan menanggapi secara lebih baik perubahan dinamika pasar.

Dengan rilis terbaru dari Red Hat Process Automation ini, pelanggan dapat mengimpor dan mengeksekusi model prediktif yang diekspresikan dalam Predictive Model Markup Language (PMML), sebuah standar industri untuk mengintegrasikan dan bertukar informasi antara platform pembelajaran mesin (machine learning/ML) di mana model prediktif dibuat dan dilatih, dan aplikasi manajemen keputusan yang menggunakan model tersebut guna mengotomatisasi aturan untuk hasil bisnis tertentu.

Dengan menggabungkan kemampuan prediktif dalam model keputusan Decision Model and Notation (DMN), pengguna tidak hanya dapat menganalisis dan bertindak atas data secara otomatis, tetapi juga mendapatkan visibilitas yang lebih besar tentang bagaimana sistem otomatis mencapai kesimpulan yang diberikan. Transparansi dan kontrol ini berkontribusi terhadap AI yang lebih dapat dijelaskan dan dapat membantu perusahaan dalam mengatasi persyaratan peraturan dengan lebih baik seperti General Data Protection Regulation (GDPR) dari Uni Eropa, yang mencakup ketentuan khusus yang mendukung hak atas penjelasan untuk pengambilan keputusan otomatis.

Pengembangan Micro-Frontend

Para analis bisnis memainkan peran yang semakin berpengaruh bersama dengan para pengembang tradisional dalam membangun dan menggunakan aplikasi untuk mengotomatisasi proses dan keputusan bisnis. Dengan Red Hat Process Automation, setiap kelompok dapat menggunakan tool yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keahlian khusus mereka sehingga mempertahankan tata kelola dan pengawasan yang diperlukan oleh TI, dan memanfaatkan arsitektur cloud-native.

Basis kode frontend yang monolitik dapat menghalangi kemampuan perusahaan untuk mengambil keuntungan penuh dari pendekatan yang lebih modular dan ringan seperti layanan microservice berbasis container, yang cocok untuk mengembangkan aplikasi cloud-native. Mengikuti jalur serupa menuju modularisasi, pelanggan sekarang dapat menguraikan antarmuka client-side untuk aplikasi bisnis berbasis proses dan pengambilan keputusan dengan menggunakan pendekatan arsitektur micro-frontend melalui komponen pembangun aplikasi Red Hat Process Automation yang diperbarui. Micro-frontend ini dapat dikelola secara independen, dan memungkinkan skalabilitas, kelincahan, dan kontrol atas seluruh aplikasi.

Red Hat Process Automation juga menghadirkan perbaikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, termasuk:

  • Operasi otomatis melalui L2 OpenShift Operator – Operator level dua menyederhanakan penyebaran dan pengelolaan Red Hat Process Automation pada Red Hat OpenShift Container Platform dengan menyediakan kemampuan manajemen siklus otomatis untuk instalasi, peningkatan dan perbaikan versi minor. Dengan menggunakan OpenShift Operator, pelanggan dapat meminimalkan beban kerja operasi, memperbarui instalasi dan mengurangi downtime yang tidak direncanakan.
  • Peningkatan visibilitas proses – Kemampuan baru, termasuk heat maps, memudahkan pengguna untuk memvisualisasikan jalur proses dan hambatan yang biasa digunakan.
  • Operasi terus-menerus saat terjadi kegagalan node – Mesin pemrosesan peristiwa yang kompleks dapat dikonfigurasikan untuk beroperasi melintasi beberapa node untuk memungkinkan operasi terus-menerus jika terjadi kegagalan node. Dukungan ketersediaan tinggi untuk komponen pusat bisnis pada Red Hat OpenShift tersedia sebagai pratinjau teknologi dalam rilis ini sehingga memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap kehilangan data jika node OpenShift yang mendukung pusat bisnis gagal. Kegagalan node tidak akan mengganggu sesi pengguna atau menyebabkan hilangnya BPMN, DMN atau artefak lain yang sedang dikerjakan pengguna.
  • Template yang dapat disesuaikan untuk optimasi sumber daya bisnisTemplate baru yang dapat disesuaikan tersedia dalam pengoptimalan bisnis untuk kasus penggunaan penghambat kepuasan pengguna yang umum terjadi, berdasarkan proyek komunitas OptaPlanner upstream.

Supporting Quotes

Mike Piech, Vice President and General Manager, Middleware, Red Hat “Kepercayaan adalah hal mendasar dalam cara kami menjalankan bisnis saat ini. Dengan sistem yang cerdas dan otomatis yang semakin menjalankan operasi yang terkait langsung dengan pelanggan, kebutuhan terhadap visibilitas terhadap bagaimana dan mengapa sistem ini membuat keputusan menjadi lebih penting dari sebelumnya. Red Hat Process Automation memungkinkan pelanggan untuk menggabungkan model prediktif dan keputusan berbasis standar untuk tidak hanya mendorong efisiensi, kelincahan dan kecerdasan yang lebih besar melalui aplikasi mereka yang berpusat pada proses, tetapi juga mencapai transparansi yang lebih besar untuk AI yang lebih dapat dijelaskan.”

Neil Ward-Dutton, Vice President, European AI and Intelligent Process Automation Practices, IDC “Transformasi digital yang sukses pada akhirnya menuntut transformasi operasi internal dan pengambilan keputusan, serta tuntutan transformasi interaksi pelanggan. Teknologi AI dapat menambah nilai pada proyek otomatisasi dalam konteks ini melalui berbagai cara sehingga membantu upaya transformasi mencapai lebih banyak kasus penggunaan dan memberikan nilai lebih. Keputusan prediktif secara historis telah diterapkan dalam keadaan silo yang terpisah dari alur pekerjaan sehari-hari, tetapi semakin banyak aspirasi perusahaan yang menuntut bahwa keputusan prediktif disatukan untuk menciptakan lingkungan proses yang cerdas.”

Simon Møgelvang Bang, CTO and CSO, Miracle A/S “Miracle sangat gembira dengan rilis baru dari Red Hat Process Automation. Rilis ini berisi banyak perbaikan penting yang dapat menguntungkan pelanggan kami secara langsung. Fokus pada cloud native dan AI adalah lompatan besar. Namun, bagi kami berita yang paling menarik adalah fitur UI baru dan template pengoptimalan bisnis, yang dapat memberikan pengalaman yang jauh lebih baik bagi para pengembang dan pelanggan kami.”

Tassos Anagnostopoulos, Principal Solutions Architect, Unisystems “Edisi terbaru dari teknologi otomatisasi proses Red Hat memungkinkan klien kami untuk lebih cepat mengadopsi pendekatan cloud-native guna membangun aplikasi bisnis melalui pelaksanaan proses yang terdesentralisasi. Penyelarasan dengan Red Hat OpenShift dan adopsi arsitektur terdistribusi bersama dengan layanan dukungan Red Hat memudahkan tim pengembang dan pengguna bisnis untuk mendapatkan keuntungan dari kelincahan dan fleksibilitas penyebaran cloud.”

  • Penulis: S Edy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • PAN Non Aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR

    PAN Non Aktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta – Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama (Uya Kuya) resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI

  • Senyum Warga Pulau Kecil di Raja Ampat Terima Bantuan KKP

    Senyum Warga Pulau Kecil di Raja Ampat Terima Bantuan KKP

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,Papua Barat – Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tiba di Desa Arborek, Kecamatan Miosmansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Totalnya ada 250 paket produk olahan ikan dan 100 masker selam untuk anak-anak desa pulau kecil tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, Tb. Haeru Rahayu bersama Plt. Dirjen Perikanan Tangkap […]

  • AKSI “Curhat” Ke MenKopUKM Kerap Dituduh Produksi Knalpot Bising

    AKSI “Curhat” Ke MenKopUKM Kerap Dituduh Produksi Knalpot Bising

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Ketua Asosiasi Knalpot Seluruh Indonesia (AKSI) Asep Hendro menyampaikan keluhan dan curahan hati (curhat) atas keresahan mereka karena kerap dituduh memproduksi knalpot yang menimbulkan kebisingan yang sering terjaring razia aparat kepolisian. “Kami berharap standardisasi atau Standar Nasional Indonesia (SNI) dan regulasi terkait knalpot segera diterbitkan untuk mendukung industri knalpot lokal dan UMKM semakin […]

  • Kemitraan ASEAN-Jepang Harus Berorientasi Masa Depan, Kata Menlu

    Kemitraan ASEAN-Jepang Harus Berorientasi Masa Depan, Kata Menlu

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Laos– Menteri Luar Negeri RI mengajak Jepang mengembangkan kemitraan yang berorientasi masa depan, dengan fokus pada pertumbuhan hijau, ekonomi digital serta perdamaian dan stabilitas. Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Retno Marsudi dalam pertemuan ASEAN-Jepang Post-Ministerial Conference (PMC) di Vientiane, Laos (26/7). Menlu Retno menyampaikan bahwa selama ini ASEAN-Jepang telah memiliki kemitraan yang kuat dalam menjaga […]

  • Jasa Anti Rayap, Solusi Efektif Melindungi Hunian dari Kerusakan

    Jasa Anti Rayap, Solusi Efektif Melindungi Hunian dari Kerusakan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Rayap sering kali dianggap sebagai hama kecil yang tidak terlalu berbahaya. Padahal, keberadaannya dapat menimbulkan kerugian besar, terutama pada bangunan rumah yang menggunakan material kayu. Tanpa disadari, rayap mampu merusak struktur bangunan secara perlahan dari dalam, hingga akhirnya menimbulkan kerusakan serius. Inilah mengapa penggunaan jasa anti rayap menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan […]

  • Ismed Fathurrahman Maulana Pimpin BPC HIPMI Lobar 2020-2023

    Ismed Fathurrahman Maulana Pimpin BPC HIPMI Lobar 2020-2023

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,Lombok Barat – Ismed Fathurrahman Maulana resmi menjadi Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Kabupaten Lombok Barat periode 2020-2023. Ismed nama sapaannya terpilih sebagai ketua HIPMI melalui Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Kabupaten Lombok Barat yang digelar di kawasan senggigi, Jum’at (27/11) kemarin. Sebelum pemilihan, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid hadir dan […]

expand_less