News Feed
light_mode
Trending Tags

Aruba Hadirkan Portofolio Switch End-to-End

  • account_circle S Edy
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta-Aruba, sebuah perusahaan Hewlett Packard Enterprise (NYSE: HPE), hari ini mengumumkan bahwa perusahaan ini terus mentransformasi aturan di bidang jaringan dengan memperkenalkan switch dan inovasi software yang dirancang untuk menjawab kebutuhan unik di enterprise campus, cabang, dan pusat data modern saat ini. Portofolio Aruba CX Switching kini mencakup Aruba seri CX 6300 dengan konfigurasi tetap dan seri CX 6400 yang merupakan switch dengan akses, agregasi dan inti yang bersifat modular, sekaligus menghadirkan berbagai kemajuan terbaru dalam sistem operasi AOS-CX. Dengan ini para operator jaringan memiliki satu platform switching end-to-end sederhana yang dapat meningkatkan hasil bisnis pada saat ini dan di masa depan secara signifikan.

Aruba adalah perusahaan pertama yang menawarkan platform switching tunggal yang dijalankan menggunakan sistem operasi jaringan modern – AOS-CX – dari sisi terluar (edge) ke bagian inti hingga ke pusat data di sebuah perusahaan. Platform cloud-native (didesain berbasis container untuk penggunaan di lingkungan cloud) yang unik ini semakin dioptimalkan dengan Network Analytics Engine (NAE) Aruba yang kokoh. NAE menggunakan analitik dan otomatisasi terintegrasi untuk menyederhanakan pengelolaan, mempercepat pemecahan masalah kinerja aplikasi dan memperbaiki masalah jaringan yang umum terjadi.

“Otomatisasi berkekuatan AI harus menjadi inti dari arsitektur edge-to-cloud modern, dan agar benar-benar bermanfaat, otomatisasi tersebut memerlukan infrastruktur cerdas sebagai fondasinya,” ujar Keerti Melkote, Presiden dan Pendiri Aruba, sebuah perusahaan Hewlett Packard Enterprise. “Kami percaya bahwa AI adalah kunci untuk menganalisis data, memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, dan otomatisasi yang dapat diatur untuk mengoptimalkan kemampuan operator jaringan agar mereka dapat dengan cepat memecahkan, memulihkan, dan menyelesaikan beberapa tantangan TI yang paling mendesak secara proaktif. Visi kami untuk masa depan adalah arsitektur cloud-native yang memberikan kelincahan bisnis yang sesungguhnya dan pengalaman digital baru. Peluncuran ini merupakan langkah penting ke arah sana.”

Perusahaan-perusahaan saat ini tidak bisa terus kompetitif hanya dengan mengandalkan kinerja yang lebih tinggi dan bandwidth yang lebih besar. Perusahaan-perusahaan modern membutuhkan arsitektur canggih yang dapat melakukan validasi dan pengaturan sendiri melalui otomatisasi loop tertutup, sehingga dapat secara cerdas mendukung aplikasi mission-critical, menghindari vektor serangan keamanan baru, dan memberikan kelincahan yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan saat ini. Selama ini, operator jaringan harus berkutat dengan arsitektur yang tidak fleksibel dan berbeda terutama ketika mengelola kantor cabang, enterprise campus, dan pusat data. Arsitektur tersebut memerlukan proses manual di beberapa sistem operasi sehingga pengoperasiannya menjadi terpecah-pecah (terfragmentasi), sehingga

jaringan menjadi tidak mampu melakukan fungsi-fungsi modern dan sejumlah besar data menjadi tidak terstruktur yang tidak dapat ditindaklanjuti.

Gartner menyatakan, “Ketika kecepatan pembaruan meningkat, perencanaan dan implementasi puluhan, ratusan atau ribuan perubahan pada jaringan akibat terjadi perubahan pada aplikasi tidak mungkin lagi dilakukan secara manual. Membuat perubahan secara manual bukan saja tidak praktis, tetapi juga memiliki kemungkinan untuk menghasilkan kesalahan yang signifikan.”i Proses manual dapat secara signifikan menghambat kemampuan perusahaan untuk bergerak cepat, berinovasi, dan berkembang di pasar yang kompetitif. Selain itu, banyak dari rintangan tersebut dapat diatasi dengan infrastruktur cloud-native. Menurut Gartner, “infrastruktur cloud-native menunjukkan karakteristik sebagai berikut:

Modularitas – Menyediakan abstraksi untuk pengemasan layanan independen (seperti container atau fungsi tanpa server).
Programabilitas – Mendukung penyediaan dan manajemen melalui API dan kebijakan deklaratif.
Elastisitas – Sumber daya dapat ditingkatkan dan diturunkan secara dinamis secara otomatis dan berbasis kebijakan dengan menggunakan orkestrator.
Ketahanan – Layanan merupakan unit-unit yang digabungkan secara fleksibel, bersifat independen dan toleran terhadap kesalahan.”ii

Perusahaan-perusahaan modern memerlukan jaringan edge-to-cloud yang berjalan pada platform bersama yang memberikan manfaat dari otomatisasi dan peningkatan efisiensi operasional sehingga operator jaringan dapat fokus pada kegiatan-kegiatan penting untuk bisnis mereka.

Satu OS. Satu Arsitektur ASIC. Satu Model Pengoperasian.
Dengan berbekal terobosan inovasi dan kesuksesan switch inti seri CX 8400 yang dijalankan dengan sistem operasi AOS-CX – sebagaimana dibuktikan oleh momentum signifikan saat memenangkan pelanggan-pelanggan utama terbaru – Aruba kini mengatasi tantangan tersebut dengan portofolio switching modern yang memberikan model operasional tunggal dari lapisan akses di enterprise campus dan cabang hingga pusat data yang hal ini sangat menyederhanakan operasinal jaringan. Platform-platform baru dalam Portofolio Aruba CX Switching ini memadukan elemen-elemen kunci dari infrastruktur jaringan modern dan mencakup:

Switch Aruba seri CX 6300 dan CX 6400 yang menampilkan arsitektur ASIC Generasi 7 Aruba: Aruba seri CX 6300 adalah anggota keluarga stackable switches (switch yang dapat ditumpuk) yang menawarkan pertumbuhan fleksibel melalui virtual switching framework (VSF) dengan 10 anggota dan menyediakan uplink terintegrasi berkecepatan 10/25/50 gigabit untuk memenuhi kebutuhan bandwidth saat ini dan di masa depan. Switch Aruba seri CX 6400 yang bersifat modular menawarkan chassis 5 slot dan 10 slot dengan fabric non-blocking yang dapat disesuaikan dari akses Gigabit POE hingga 100G core, yang dengan ini pelanggan dapat melakukan standarisasi pada satu platform di seluruh perusahaan, termasuk penggunaan platform hybrid.

AOS-CX 10.4: AOS-CX versi baru yang memperkenalkan beragam fitur akses ke OS sekaligus memperluas diferensiasi CX hingga ke lapisan akses jaringan. Hal ini mencakup Aruba Dynamic Segmentation untuk memberikan kebijakan yang aman dan terpadu lintas kabel dan nirkabel ke setiap pengguna dan perangkat IoT, Ethernet VPN (EVPN) melalui VxLAN untuk konektivitas yang disederhanakan dan aman, dari lingkungan perusahaan hingga ke pusat data, dan pembaruan langsung Virtual Switching Extension (VSX) tanpa downtime selama siklus perawatan.
Aruba NetEdit 2.0 dengan Network Analytics Engine (NAE): Software NetEdit Aruba dengan versi yang sudah ditingkatkan kini terintegrasi dengan NAE Aruba. Dengan kemajuan ini visualisasi terpusat yang menampilkan kesehatan jaringan dengan memanfaatkan analitik terdistribusi NAE di setiap switch dalam jaringan dapat dilakukan dengan siklus pemecahan masalah yang jauh lebih cepat, dari hitungan hari ke menit. Selain itu, kemampuan otomatisasi baru dapat menyederhanakan tugas-tugas umum seperti menerapkan perubahan konfigurasi atau pengaturan sistem awal yang kini dapat diselesaikan melalui aplikasi CX Mobile.

  • Penulis: S Edy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Gerah Atas Aksinya , PT JLJ Pecat Mirah Sumirat Secara Sepihak

    Gerah Atas Aksinya , PT JLJ Pecat Mirah Sumirat Secara Sepihak

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Bekasi – ASPEK Indonesia bersama KSPI dan berbagai organisasi serikat pekerja, pada hari Kamis, 9 Januari 2020  menggelar aksi unjuk rasa solidaritas untuk Mirah Sumirat, di kantor pusat PT JLJ di Jati Asih Bekasi.

  • Forum Kapasitas Nasional Bahas Strategis Peningkatan UMKM Hulu Migas

    Forum Kapasitas Nasional Bahas Strategis Peningkatan UMKM Hulu Migas

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Pada rangkaian kegiatan Forum Kapasitas Nasional III tahun 2023 SKK Migas dan KKKS telah menyiapkan langkah strategis dalam program UMKM.

  • Fidel Sebut Papi Manafe Langgar UU No 17 Tahun 2014

    Fidel Sebut Papi Manafe Langgar UU No 17 Tahun 2014

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Rote Ndao – Pengamat Hukum Fidel Angwarmasse menanggapi terkait laporan anggota DPRD kabupaten Rote Ndao Charlie Lian terhadap Papi Manafe.

  • Sekda: Covid-19 Mengharuskan IT Hadir untuk Pelayanan Publik

    Sekda: Covid-19 Mengharuskan IT Hadir untuk Pelayanan Publik

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Mataram – Pandemi Covid-19 hadir dan mengharuskan penyelenggaraan administrasi negara dan pemerintah daerah menggunakan prinsip-prinsip informasi teknologi (IT) dalam pelayanan publik dan implementasi kebijakan kepala daerah lainnya. Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si saat memberikan sambutan pada kegiatan monitoring dan evaluasi serta pendampingan Intensif Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan […]

  • Independensi Bank Indonesia Terancam Gara-Gara UU P2SK

    Independensi Bank Indonesia Terancam Gara-Gara UU P2SK

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Ekonom Ferry Latuhihin menyoroti ancaman terhadap independensi Bank Indonesia (BI) menyusul UU P2SK yang memberi bank sentral mandat tambahan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi, di luar tugas utamanya menjaga stabilitas moneter. Ia menilai pelemahan rupiah yang selama ini banyak disalahkan ke BI sebenarnya bersumber dari persoalan fiskal pemerintah, bukan kebijakan moneter. “Mereka enggak […]

  • Menhub Tinjau Pelaksanaan Ramp Check Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

    Menhub Tinjau Pelaksanaan Ramp Check Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) melakukan peninjauan pelaksanaan inspeksi keselamatan atau ramp check pesawat yang dilakukan secara periodik oleh Ditjen Perhubungan Udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/1/2021) Ramp check dilakukan pada pesawat Batik Air nomor registrasi PK – LBH. Menhub mengatakan, pelaksanaan ramp check dilakukan oleh para Inspektur dari Ditjen Perhubungan […]

expand_less