News Feed
light_mode
Trending Tags

Implementasi Manajemen Risiko Pembangunan Nasional Didorong BPK

  • account_circle Robi
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Akhsanul Khaq, menekankan pentingnya peran BPK dalam mendorong efektivitas implementasi manajemen risiko pembangunan nasional (MRPN), yang merupakan salah satu upaya pengendalian evaluasi pencapaian sasaran pembangunan nasional yaitu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Hal ini disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam acara Accelerating National Development Risk Management Implementation Forum, di Denpasar, Bali, belum lama ini.

“Risiko pembangunan nasional terdapat dalam setiap program dan kegiatan pembangunan, sehingga hal ini membuat peran BPK menjadi penting dalam mendorong pemerintah untuk lebih efektif dalam memitigasi risiko pembangunan nasional,” ungkapnya, dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai lembaga audit negara, BPK berkomitmen dalam melaksanakan Rencana Strategis Tahun 2024-2029 sebagai kontribusi penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.

Selain itu, agenda pemeriksaan BPK RI untuk periode 2024-2029 akan terus diupayakan untuk selaras dan terintegrasi dengan agenda pembangunan dan kebijakan pemerintah.

Anggota III BPK menambahkan bahwa pemeriksaan BPK RI juga harus adaptif, kolaboratif, fleksibel dan agile, dengan mengantisipasi, merespon dan segera mengakselerasi perubahan lingkungan yang dinamis, termasuk kejadian luar biasa yang bersifat nasional dan global yang berisiko terjadi pada periode 2024-2029.

Penerapan MRPN secara efektif akan link and match dengan implementasi Risk Based Audit (RBA) BPK, khususnya terkait penentuan fokus pemeriksaan.

“BPK berharap agar Pemerintah dapat mengimplementasikan manajemen risiko pembangunan nasional secara konsisten di setiap entitas baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun pemerintah desa dengan didukung oleh komitmen yang tinggi dari setiap pimpinan entitas,” tegas Anggota III BPK.

Selain itu, BPK juga berharap agar pemerintah juga perlu menumbuhkembangkan budaya risiko dalam entitas, dan menciptakan rancangan yang memuat tahapan penerapan MRPN secara jelas dan terukur, serta mengimplementasikannya secara berkesinambungan, dan melakukan perbaikan pada tahapan-tahapan implementasi MRPN yang belum sempurna berdasarkan evaluasi MRPN.

Forum ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan dibuka oleh Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh. Hadir pula mendampingi Anggota III BPK, Auditor Utama Keuangan Negara III Edward Ganda Hasiholan Simanjuntak.*

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Jelang Mudik Lebaran 2024, Pelita Air Siapkan 273 Ribu Kursi

    Jelang Mudik Lebaran 2024, Pelita Air Siapkan 273 Ribu Kursi

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta  – Pelita Air menyiapkan 273 ribu kursi penerbangan selama periode angkutan lebaran pada 3 hingga 18 April 2024. 

  • Pemerintah Percepat Hilirisasi Industri Nasional, Ada 21 Proyek Disepakati

    Pemerintah Percepat Hilirisasi Industri Nasional, Ada 21 Proyek Disepakati

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah terus mempercepat hilirisasi industri nasional guna meningkatkan ketahanan energi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam pertemuan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta (3/3/2025), disepakati 21 proyek hilirisasi tahap pertama dengan total investasi mencapai USD40 miliar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa proyek-proyek […]

  • TNI Kuasai 36 Sektor Sipil Lewat MoU dengan Kementerian

    TNI Kuasai 36 Sektor Sipil Lewat MoU dengan Kementerian

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pelibatan TNI di berbagai ruang sipil kini dilakukan secara sistematis melalui minimal 36 Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani dengan kementerian dan pemerintah daerah. YLBHI mencatat TNI kini terlibat dalam beragam program pemerintahan yang jauh dari fungsi pertahanannya: Makan Bergizi Gratis (MBG), pembelian gabah untuk Bulog, Food Estate, Satgas Swasembada Pangan, Brigade Pangan, […]

  • Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta Sukses Menggelar Sunatan Massal

    Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta Sukses Menggelar Sunatan Massal

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta – Ada banyak program kegiatan sosial lainnya yang sudah berjalan dan akan digalakkan oleh .Motor Besar Indonesia (MBI) DKIJakarta , salah satunya adalah sunatan massal. Sunatan massal merupakan salah satu program kegiatan bakti pada masyarakat sekitar Jakarta. Motor Besar Indonesia (MBI) menggelar kegiatan sosial sunatan massal, di Basecamp MBI DKI Jakarta, Cafe Coverage […]

  • Polri Minta Masyarakat Tak Sebar Hoax, Tegaskan POLRI Netral di Pemilu 2024

    Polri Minta Masyarakat Tak Sebar Hoax, Tegaskan POLRI Netral di Pemilu 2024

    • calendar_month Minggu, 11 Feb 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam memilah informasi di media sosial. Masyarakat diminta jangan terlibat dan menyebarkan informasi hoax yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri selalu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, edukasi dan informatif […]

  • Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 1446H, Jatuh Pada 31 Maret 2025

    Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 1446H, Jatuh Pada 31 Maret 2025

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1446H/2025 M jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

expand_less