News Feed
light_mode
Trending Tags

Pentingnya Memastikan Efektivitas Pelaksanaan Stranas PKTA hingga Daerah

  • account_circle Robi
  • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Woro Srihastuti Sulistyaningrum menegaskan pentingnya memastikan efektivitas pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Kekerasan terhadap Anak (Stranas PKTA) tidak hanya di pusat tetapi juga hingga ke daerah.

Pernyataan ini disampaikan Deputi yang akrab disapa Lisa itu dalam rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Kekerasan terhadap Anak (Stranas PKTA) yang diselenggarakan oleh KemenPPPA, di Jakarta, baru-baru ini.

“Ini adalah tugas kami di Kemenko PMK untuk memastikan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian tersebut,” ujarnya.

Satu hal yang penting menurut dia adalah memastikan apa yang sudah kita rencanakan benar-benar dilaksanakan, mencapai target-targetnya sesuai dengan dokumen strategis yang telah disiapkan.

Deputi Lisa juga menekankan pentingnya pemenuhan lima kluster hak anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

“Membangun perlindungan anak tidak hanya berbicara tentang anak sebagai individu tetapi juga memperhatikan lingkungan anak. Ini membutuhkan peran dari berbagai pihak,” lanjutnya.

Dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap anak, Deputi Lisa menjelaskan bahwa evaluasi tidak hanya fokus pada substansi tujuh strategi dalam Stranas PKTA tetapi juga pada pelaksanaan tata kelola yang efektif.

Ketujuh strategi tersebut meliputi, pertama Penyediaan kebijakan, pelaksanaanregulasi dan penegakan hukum; kedua, penguatan norma dan nilai anti kekerasan;

Ketiga enciptaan lingkungan yang aman dari kekerasan; Peningkatan kualitas pengasuhan dan ketersediaan dukungan orang tua/pengasuh; keempat pemberdayaan ekonomi keluarga rentan;

Kelima, Ketersediaan dan akses layanan terintegrasi; dan keenam pendidikan kecakapan hidup untuk ketahanan diri anak.

Berdasarkan hasil kompilasi per 24 September 2023 dari KemenPPPA, terdapat 65 aksi Penghapusan Kekerasan terhadap Anak yang dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga. Namun, masih terdapat 13 intervensi kunci yang belum memiliki kebijakan/program/aksi dari Kementerian/Lembaga, terutama pada strategi tiga, empat, dan enam.

Seluruh intervensi kunci pada strategi dua dan lima sudah memiliki kebijakan/program/aksi dari Kementerian/Lembaga, dengan strategi empat memiliki kebijakan/program/aksi terbanyak tetapi hanya menyasar pada dua intervensi kunci.

“Dengan demikian bahwa efektivitas pelaksanaan Stranas PKTA harus terus dipantau dan dievaluasi untuk memastikan perlindungan anak dapat terlaksana dengan optimal dan komprehensif di seluruh wilayah Indonesia,” jelas Lisa.

Dalam kesempatan itu. Asisten Deputi Perlindungan Anak Korban Kekerasan KemenPPPA Ciput Eka Purwianti menyoroti kendala dalam pelaksanaan stranas PKTA, salah satunya soal komunikasi.

“Mungkin informasi stranas ini tidak sampai ke unit-unit  teknis di Kementerian/Lembaga. Komunikasi internal diperlukan untuk menemukan solusinya,” ucap Ciput.

Tags
  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Rupiah

    Rupiah terhadap Dolar 16.100 Diprediksi Bertahan hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang akhir tahun tidak terelakkan. “Pergerakan rupiah yang melemah jelang akhir tahun tak terelakkan karena sentimen penguat dolar jelang akhir tahun masih belum hilang dan belum ada sentimen positif yang membalikkan itu,” ujarnya dikutip Antara, Senin. Berdasarkan faktor dari dalam […]

  • KSPI: Kebijakan New Normal Tidak Tepat

    KSPI: Kebijakan New Normal Tidak Tepat

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Adin
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berpendapat, istilah new normal bisa membingungkan para buruh dan masyarakat kecil di Indonesia. Sebab jika diberi sedikit kelonggaran, yang terjadi di masyarakat justru akan semakin banyak yang dikerjakan. Akhirnya hal ini justru kembali meningkatkan jumlah masyarakat yang postitif terpapar covid 19. “Saat ini saja ketika masih diberlakukan […]

  • Dihari Raya Idul Fitri, Pasien Covid-19 yang Sembuh Terus Bertambah

    Dihari Raya Idul Fitri, Pasien Covid-19 yang Sembuh Terus Bertambah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2020
    • account_circle Adin
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh COVID-19 per hari ini Minggu (24/05/2020) bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, ada sebanyak 153 orang sehingga totalnya menjadi 5.402. Sedangkan terkonfirmasi positif menjadi 22.271 setelah ada penambahan 526 orang dan kasus meninggal menjadi 1.372 dengan penambahan 21 orang. […]

  • Korupsi Bea Cukai Bukan Puncak Gunung Es

    Korupsi Bea Cukai Bukan Puncak Gunung Es

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co,id, Jakarta– Kasus korupsi yang menjerat pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dinilai baru sebagian kecil dari praktik sistematis yang telah berlangsung lama. Novel Baswedan dan Aulia Postiera sepakat bahwa masih ada kelompok-kelompok lain yang belum terungkap. “Saya khawatir bahwa yang bermain dengan pola ini tuh bukan satu, tapi yang ter-OTT baru satu,” ujar Novel […]

  • Kunker Wapres RI ke Lombok,  Danrem 162/WB Pimpin Apel Gelar Pasukan

    Kunker Wapres RI ke Lombok, Danrem 162/WB Pimpin Apel Gelar Pasukan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id ,Mataram – Dalam rangka kunjungan kerja Wakil Presiden RI Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin beserta istri Wury Estu Handayani dan rombongan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

  • Kemnaker Bakal Dirikan Balai Latihan Kerja di Biak Numfor Papua

    Kemnaker Bakal Dirikan Balai Latihan Kerja di Biak Numfor Papua

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyambut baik usulan pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) milik Kemnaker di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. “Pada prinsipnya, saya menyambut positif pengajuan Pak Bupati terkait usulan pendirian BLK UPTP di Biak,” kata Menaker Ida saat menerima kunjungan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, di […]

expand_less