News Feed
light_mode
Trending Tags

Skandal BPJN Sulut Makin Busuk: PPK Intimidasi, Sebar Fitnah, Ketum PW IPM Sulut Minta Kementrian PUPR Copot Kepala BPJN

  • account_circle Resa R
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id Sulut, – Skandal proyek preservasi Jalan Airmadidi senilai Rp63 miliar yang diduga sarat korupsi semakin menggurita dan membusukkan citra Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara. Setelah PPK 1.1 Sam Haerani diduga melakukan intimidasi terhadap wartawan, kini terungkap dugaan penyebaran fitnah melalui media buzzer. Sementara itu, Kasatker dan Kepala BPJN Sulut masih memilih bungkam, seolah melindungi kebobrokan anak buahnya.

PPK 1.1 Sam Haerani diduga sengaja membangun opini menyesatkan publik melalui media yang dekat dengan BPJN, menuduh para wartawan sebagai biang keributan. Tindakan ini dinilai sebagai upaya untuk menutupi bobroknya proyek yang menjadi tanggung jawabnya.

Sikap bungkam, lambannya tindakan, dan dugaan penyebaran fitnah ini mengundang kecaman keras dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Utara (PW IPM) Sulut.

Sawaldi Lamane Ketua Umum PW IPM Sulut sangat menyayangkan adanya oknum ASN yang melakukan intimidasi dan kriminalisasi kepada wartawan. Ia mendesak Kementerian PUPR untuk turun tangan dan memberikan sanksi tegas kepada semua pejabat yang terlibat.

Sawaldi secara khusus meminta agar Kepala BPJN Sulut dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak mampu membina bawahannya, yaitu Kasatker dan PPK 1.1 Sam Haerani.

“Sangat disayangkan kalau ada oknum ASN yang melakukan intimidasi dan kriminalisasi kepada wartawan. Kami meminta kepada Kementrian PUPR agar mencopot Kepala BPJN Sulut karena di nilai tidak mampu membina bawahannya yaitu Kasatker dan PPK 1.1 Sam Haerani,” tegas Sawaldi.

Kasus ini semakin memperburuk citra BPJN Sulut dan menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen pemberantasan korupsi di lingkungan Kementerian PUPR. Masyarakat menanti tindakan tegas dan transparan dari pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran dan memberikan sanksi yang setimpal kepada para pelaku yang terlibat dalam skandal ini.

Kementerian PUPR tidak boleh menutup mata! Jangan lindungi koruptor! Copot semua pejabat yang terlibat dalam skandal ini! Usut tuntas dugaan korupsi proyek Jalan Airmadidi! Masyarakat menuntut keadilan dan transparansi! Jangan biarkan oknum-oknum pejabat yang arogan, diduga korup, dan suka menebar fitnah mencoreng nama baik lembaga negara dan merugikan rakyat!

  • Penulis: Resa R

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Reaksi Ahmad Sahroni Ketika Diperlihatkan Kondisi Jenazah Dini Sera Afrianti

    Reaksi Ahmad Sahroni Ketika Diperlihatkan Kondisi Jenazah Dini Sera Afrianti

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Reaksi Ahmad Sahroni ketika diperlihatkan kondisi jenazah Dini Sera Afrianti mengejutkan. “Jelas. Bahwa hakim memang berengsek,” ujar Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, dikutip kumparan, saat keluarga korban beraudiensi, Senin (29/7/2024). Reaksi Sahroni itu ketika ia bertanya apakah foto yang dilihat sudah dihadirkan saksi di persidangan. Kuasa hukum dari keluarga Dini, Dimas […]

  • Ketum PBNU Akui Standar Pesantren Belum Ditegakkan

    Ketum PBNU Akui Standar Pesantren Belum Ditegakkan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengakui bahwa persoalan penyimpangan yang terjadi di sejumlah pesantren, termasuk kasus perundungan dan pelecehan, tak lepas dari belum adanya standar baku dalam pengelolaan lembaga pendidikan berbasis pesantren di Indonesia. Dalam wawancara bersama Helmy Yahya, Gus Yahya menjelaskan bahwa dari sekitar 42 ribu […]

  • Jaksa Pinangki Dipastikan Terima Suap, JPU Tuntut 4 Tahun Penjara

    Jaksa Pinangki Dipastikan Terima Suap, JPU Tuntut 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini jaksa Pinangki Sirna Malasari terbukti telah menerima suap dari buronan dan terpidana perkara korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) sebesar USD500 ribu, melakukan pencucian uang atas suap yang diterima, serta bermufakat jahat untuk mengurus permintaan fatwa ke MA melalui Kejagung agar […]

  • Sidang Komite Eksekutif ke-53 International PUIC Tegaskan Dukung Palestina

    Sidang Komite Eksekutif ke-53 International PUIC Tegaskan Dukung Palestina

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Sidang Komite Eksekutif ke-53 International Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang digelar di Jakarta menegaskan kembali posisi negara-negara Muslim dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, selaku pemimpin sidang membuka sidang dengan berdoa bersama sebagai simbol solidaritas kolektif dari seluruh delegasi PUIC terhadap rakyat Palestina yang […]

  • Program Triple 100 SKK Migas Upaya Genjot Produksi Migas Dalam Negeri

    Program Triple 100 SKK Migas Upaya Genjot Produksi Migas Dalam Negeri

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Tangerang – Berbagai akselerasi untuk meningkatkan produksi migas sama-sama diupayakan baik oleh pemerintah maupun Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

  • Menyikapi Kegentingan Situasi Negara oleh Dewan Guru Besar UI

    Menyikapi Kegentingan Situasi Negara oleh Dewan Guru Besar UI

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Menyikapi kegentingan situasi negara dalam dua hari terakhir ini, dengan penuh keprihatinan dan kesesakan yang mendalam, Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) menilai bahwa tengah terjadi Krisis Konstitusi di Negara Kesatuan Republik Indonesia akibat dari pembangkangan Dewan Perwakilan Rakyat RI yang secara arogan dan vulgar telah mempertontonkan pengkhianatan mereka terhadap konstitusi. Akibatnya, […]

expand_less