News Feed
light_mode
Trending Tags

Sambut Pekan Imunisasi Dunia 2025, Kemenkes Dorong Ini

  • account_circle Robi
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling cost-effective dalam mencegah penyakit dan menyelamatkan 3,5 hingga 5 juta nyawa setiap tahun dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Hal ini disampaikan oleh dr. Prima Yosephine, MKM, Direktur Imunisasi, mewakili Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, drg. Murti Utami, MPH, dalam Pertemuan Jurnalis Pekan Imunisasi Dunia 2025 di Jakarta.

Sebagai langkah preventif yang efisien, imunisasi menjadi kunci dalam penguatan layanan kesehatan primer dan pengendalian kejadian luar biasa (KLB) PD3I. “Namun, manfaat imunisasi belum sepenuhnya diterima oleh sebagian masyarakat,” ujar Prima. Pekan Imunisasi Dunia (PID), yang diprakarsai oleh World Health Assembly (WHA) sejak 2012, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi di setiap siklus kehidupan.

PID 2025 mengusung tema global “Immunization for All is Humanly Possible” dalam rangka memperingati 50 tahun program Expanded Program Immunization (EPI). Di Indonesia, tema nasional yang diangkat adalah “Ayo Lengkapi Imunisasi, Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas”, sebagai wujud komitmen untuk mencapai cakupan imunisasi yang tinggi dan merata.

Tantangan dalam Imunisasi
Data WHO tahun 2023 mencatat bahwa 14,5 juta anak di dunia tidak mendapatkan imunisasi (zero dose), dengan Indonesia menempati posisi keenam tertinggi, yaitu 1.356.367 anak tidak menerima imunisasi dasar pada periode 2019-2023. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain:
* 38% orang tua menolak imunisasi karena suntikan ganda, jadwal yang tidak sesuai (18%), dan kekhawatiran terhadap efek samping (12%) (Studi Nielsen – UNICEF Q3 2023).
* 47% anak tidak diimunisasi karena tidak diizinkan keluarga, 45% karena takut efek samping, 23% tidak mengetahui jadwal imunisasi, dan 22% menganggap imunisasi tidak penting (Survei Kesehatan Indonesia 2023).
* Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat imunisasi.
* Penyebaran hoaks dan informasi yang keliru tentang imunisasi.

“Jika anak-anak tidak segera mendapatkan imunisasi kejar, maka risiko terjadinya KLB PD3I akan semakin besar,” tegas Prima, dikutip laman Kemenkes, Sabtu.

Sebagai solusi, pemerintah meluncurkan inovasi Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) untuk meningkatkan cakupan imunisasi secara serentak di seluruh pos layanan imunisasi.

Jadwal Imunisasi Rutin Lengkap
Berikut jadwal imunisasi rutin sesuai rekomendasi:
* Usia < 24 jam: Hepatitis B (HB0)
* Usia < 1 bulan: BCG, OPV1
* Usia 2 bulan: DPT-HB-Hib1, OPV2, PCV1, RV1
* Usia 3 bulan: DPT-HB-Hib2, OPV3, PCV2, RV2
* Usia 4 bulan: DPT-HB-Hib3, OPV4, IPV1, RV3
* Usia 9 bulan: Campak-Rubella, IPV2
* Usia 10 bulan: JE (hanya di daerah endemis)
* Usia 12 bulan: PCV3
* Usia 18 bulan: Campak-Rubella 2, DPT-HB-Hib 4
* Kelas 1: Campak-Rubella, DT
* Kelas 2: Td
* Kelas 5: Td, HPV (hanya untuk anak perempuan)
* Kelas 6: HPV (hanya untuk anak perempuan)
* WUS: Td (lengkap s.d. T5 setelah skrining)
* Remaja, Dewasa*, dan Lansia**: COVID-19 (*remaja dengan obesitas berat, **dewasa dengan komorbid)

Dukungan Berbagai Pihak untuk Imunisasi
Ketua Pokja Imunisasi Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Hartono Gunardi, menekankan bahwa imunisasi adalah bagian dari empat pilar utama perkembangan optimal anak: asuh (nutrisi dan perawatan kesehatan), asih (kasih sayang), asah (stimulasi otak), dan imunisasi (perlindungan dari penyakit berbahaya).

“Meski lingkungan tampak bersih dan bayi tampak sehat, imunisasi tetap diperlukan untuk perlindungan jangka panjang. Ini adalah investasi bagi generasi masa depan,” kata Hartono.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Arif Fahrudin, menegaskan bahwa imunisasi sejalan dengan prinsip Islam yang berorientasi pada kemaslahatan dan pencegahan bahaya (madharat). Berdasarkan Fatwa MUI Nomor 04 Tahun 2016 tentang Imunisasi:
1. Imunisasi diperbolehkan (mubah) sebagai upaya membangun kekebalan tubuh.
2. Vaksin yang digunakan harus halal dan suci.
3. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan/atau najis hukumnya haram.
4. Penggunaan vaksin berbahan haram/najis hanya diperbolehkan jika: a. dalam kondisi darurat (al-dlarurat) atau kebutuhan mendesak (al-hajat); b. belum tersedia vaksin yang halal dan suci; c. adanya keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal.
5. Jika tidak imunisasi menyebabkan risiko kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen, maka hukumnya menjadi wajib.
6. Imunisasi tidak boleh dilakukan jika berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan (dlarar).

Peran Media dalam Meningkatkan Kesadaran
Menurut Prima, media memiliki peran krusial dalam meluruskan persepsi masyarakat dan menangkal hoaks terkait imunisasi. “Kami berharap media dapat membantu mempromosikan PID 2025, menyebarluaskan informasi yang benar, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi,” katanya.

Sejalan dengan itu, Team Leader for Risk Resilience and Governance a.i. United Nations Development Programme (UNDP), Siprianus Bate Soro, menegaskan bahwa hoaks dan misinformasi menjadi hambatan utama dalam meningkatkan cakupan imunisasi. “Kita harus bersama-sama memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya,” ujarnya.

Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan media, imunisasi dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045—demi generasi yang lebih sehat, kuat, dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah.*

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Tim Opsnal Polres Lotim Amankan 6 Orang Pemain Togel Online

    Tim Opsnal Polres Lotim Amankan 6 Orang Pemain Togel Online

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Lombok Timur – Tim Opsnal Polres Lombok Timur berhasil menangkap seorang penjual Togel dan 5 pemain judi togel di Kecamatan Pringgabaya. Masing-masing yang diamankan polisi yakni EV (21) yang merupakan penjual, NA (60), KA (41), ID (30), SA (30), dan TA (59) warga Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Kasat Reskrim Polres Lotim menjelaskan kronologis kejadian […]

  • Bahlil Bantah Monopoli BBM

    Bahlil Bantah Monopoli BBM

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah tuduhan monopoli Pertamina dalam distribusi BBM. Ia menegaskan bahwa badan usaha swasta seperti Shell, BP, dan Vivo telah menerima kuota impor 110 persen di tahun 2025, naik dari tahun 2024. “Tidak ada monopoli. Mereka sudah mendapat kuota masing-masing 110 persen. Ketika kuota habis […]

  • Naikan Produksi, Sele Raya Belinda Re-entry Sumur Sungai Anggur Selatan-1

    Naikan Produksi, Sele Raya Belinda Re-entry Sumur Sungai Anggur Selatan-1

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Muara Enim – Guna mengejar target 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD 2030, SKK Migas terus mendorong agar semua KKKS operasi meningkatnya produksi minyak dan gas.

  • Solcare Ajak Konten Kreator Promosikan Bangun Kemitraan Usaha Mudah

    Solcare Ajak Konten Kreator Promosikan Bangun Kemitraan Usaha Mudah

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta –  Solcare, kabarnya selain membuka peluang usaha dengan mudah. Solcare juga membina puluhan konten kreator berbakat untuk dapat berkembang bersama Solcare. Reinaldi Chairahmandika, Brand Manager dari Solcare memaparkan bahwa Solcare melakukan langkah beraninya membina puluhan konten kreator berbakat dari segala umur dan status pekerjaan seperti pelajar, pekerja hingga ibu rumah tangga. Selain itu […]

  • Terminal Kontainer operasi kembali Pasca kapal MV senggol crane

    Terminal Kontainer operasi kembali Pasca kapal MV senggol crane

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Surabaya – Hanya tiga jam setelah Kapal MV Soul of Luck yang diageni oleh PT Layar Sentosa menyenggol crane di dermaga TPKS Semarang,pada Minggu, 14 Juli 2019. Terminal kontainer yang rusak sudah bisa beroperasi kembali. Langkah cepat KSOP dan Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan diapresiasi oleh Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA, Indonesia National […]

  • MDT Caketum IA ITB Nomor Urut 2, Lakukan Aksi Konkrit Untuk Para Alumni

    MDT Caketum IA ITB Nomor Urut 2, Lakukan Aksi Konkrit Untuk Para Alumni

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 1Komentar

    INAnews.co.id, Bandung – Calon Ketua Umum Ikatan Alumni ITB (IA ITB) Made Dana Tangkas (MDT) lakukan roadshow ke Produsen Rapid Antigen Tes PCR produk karya anak bangsa beberapa hari yang lalu.

expand_less