News Feed
light_mode
Trending Tags

Ketum PBNU Akui Standar Pesantren Belum Ditegakkan

  • account_circle Robi
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengakui bahwa persoalan penyimpangan yang terjadi di sejumlah pesantren, termasuk kasus perundungan dan pelecehan, tak lepas dari belum adanya standar baku dalam pengelolaan lembaga pendidikan berbasis pesantren di Indonesia.

Dalam wawancara bersama Helmy Yahya, Gus Yahya menjelaskan bahwa dari sekitar 42 ribu pesantren yang terdaftar di direktori Kementerian Agama, sekitar 28 ribu di antaranya menyatakan berafiliasi dengan NU.

“Dengan konstruksi pesantren, model-model institusional yang sampai sekarang tidak ada standar apapun, tentu hal-hal yang tidak diinginkan pasti sangat potensial terjadi,” ujarnya, di podcast Helmy Yahya Bicara, diunggah Senin (24/8/2026).

Meski begitu, ia menilai kasus-kasus yang mencuat ke publik selama ini secara statistik tergolong kecil dibanding jumlah total santri yang mencapai lebih dari 5 juta orang. “Normalnya, dengan keadaan yang betul-betul tanpa standar sama sekali, itu bisa banyak sekali kasus gak beresnya. Bahwa ini masih terbatas sekali, ini sebetulnya luar biasa,” katanya.

Gus Yahya menyebut PBNU telah menginisiasi wacana transformasi pesantren sejak 2023, termasuk merumuskan standar yang kemudian diadopsi Kementerian Agama sebagai kebijakan. Namun, kendala utama saat ini adalah enforcement. “Kementerian Agama sendiri tidak dibekali wewenang untuk melakukan enforcement,” ujarnya.

Sebagai solusi, PBNU disebut tengah mengembangkan pendekatan berbasis insentif, seperti beasiswa ke luar negeri bagi santri dari pesantren yang memenuhi standar. “Kita bukannya melarang hal-hal yang tidak dikehendaki, tapi kita memberi insentif kepada yang bersedia memenuhi standar,” katanya, sembari mengakui kuota sekitar 100 slot beasiswa per tahun masih jauh dari cukup dibanding jumlah pesantren yang ada.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Kemendikbudristek Raih Empat Penghargaan Media Relations Awards 2024

    Kemendikbudristek Raih Empat Penghargaan Media Relations Awards 2024

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Bandung– Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meraih empat penghargaan pada Media Relations Awards dalam puncak peringatan ulang tahun ke-78 Serikat Perusahaan Pers (SPS). Apresiasi ini diberikan kepada media, korporasi, institusi, dan pemerintah daerah atas sumbangsihnya memajukan industri pers dan ekosistem media selama tahun 2024. Pada Sub Kategori Program Press Gathering Terbaik 2024 […]

  • Partai Gerindra Minta Maaf Jika Belum Optimal Serap Aspirasi Masyarakat

    Partai Gerindra Minta Maaf Jika Belum Optimal Serap Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono mengatakan partainya telah mendengarkan keluhan masyarakat terkait tunjangan anggota DPR.

  • Ryoji Ikeda Hadir di Jakarta dengan Pameran scan.tron.flux, Menjelajahi Dunia Data dan Suara

    Ryoji Ikeda Hadir di Jakarta dengan Pameran scan.tron.flux, Menjelajahi Dunia Data dan Suara

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Seniman dan komponis asal Jepang, Ryoji Ikeda, membawa pengalaman audiovisual imersif ke Indonesia melalui pameran scan.tron.flux yang akan berlangsung di Urban Forest Cipete dari 26 Januari hingga 13 April 2025.

  • BPS Survei 345 Ribu Rumah Tangga, Garis Kemiskinan Naik

    BPS Survei 345 Ribu Rumah Tangga, Garis Kemiskinan Naik

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis profil kemiskinan Indonesia Maret 2025 berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang melibatkan 345.000 rumah tangga di seluruh Indonesia. Survei yang dilakukan pada Februari 2025 ini sengaja dimajukan karena bulan Maret bertepatan dengan Ramadan yang dapat mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga. Data dikumpulkan dari 38 provinsi dan 514 […]

  • UMK Binaan Pelindo Gelar “Business Mentoring Series”

    UMK Binaan Pelindo Gelar “Business Mentoring Series”

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Redaksi Tangray
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Tangerang Selatan –  Koperasi Tangguh Berkibar Tangerang Selatan, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menggelar pelatihan Usaha Kreatif Tahun 2023 dengan kegiatan, “Business Mentoring Series” di Aula Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (06/02/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam pengelolaan produk maupun sistem manajemen keuangan usahanya. “Pelatihan […]

  • Menkominfo: R-Pepres Publisher Rights Segera disahkan

    Menkominfo: R-Pepres Publisher Rights Segera disahkan

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Pemerintah dan pemangku kepentingan telah membahas pengaturan yang berkaitan dengan kerja sama perusahaan pers dan platform digital. Pengaturan itu merupakan upaya bersama untuk mewujudkan keberlanjutan media dan jurnalisme berkualitas. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie menyatakan Rancangan Peraturan Presiden mengenai Publisher Rights akan segera disahkan. “Dalam waktu dekat, dengan seizin Tuhan Yang Maha […]

expand_less