News Feed
light_mode
Trending Tags

Pembayaran Lapak Atau Kios, Yang Tidak Sesuai Dokumen Itu Pungli

  • account_circle Resa R
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

INAnews.co.id Bitung– Terkait tempat penjualan ikan yang dijadikan tempat penjualan kayu dan tidak mengantongi ijin yang berada di pasar Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembe Selatan, Kota Bitung, mendapat tanggapan serius dari Direktur Utama Perumda Pasar, Senin 1 Agustus 2022.

Dari informasi yang didapat di lapangan diketahui, pedagang kayu tersebut sudah melakukan pembayaran iuran bulanan ke Perumda, ironinya pedagang kayu tersebut belum memiliki dokumen yang di keluarkan oleh perumda pasar Kota Bitung.

Hal ini membuat Harto Kahiking Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bitung angkat bicara, Harto saat di temui oleh beberapa awak media di ruang kerja Kantor Perumda mengatakan, terkait ijin harus melengkapi persyaratanya terlebih dahulu sebelum di keluarkan dokumen.

“Persyaratannya harus lengkap baru bisa dikeluarkan dokumen, dan berdasarkan dokumen tersebut baru diadakan penagihan atau pembayaran perbulannya”, ucap Harto.

Harto juga menambahkan, untuk penerbitan ijin secara lisan yang disampaikan oleh, Direktur Operasional (Dirops) Viktor Turambi itu tidak dibenarkan, karena sampai saat ini Perumda berpegang pada regulasi yang ada.

“Mengeluarkan ijin secara lisan kepada pengusaha yang akan menempati lapak itu sudah melanggar aturan, tidak ada namanya pedagang yang menempati kios atau lapak gunakan ijin secara lisan, “tegas Harto.

Lanjut Harto, dirinya sempat kaget setelah mendengar kalau sudah ada penjual kayu yang menempati tempat yang seharusnya menjadi tempat menjual ikan.

“Saya juga kaget kenapa sudah ada lapak kayu di sana, dan saya sudah telepon kepala unit kenapa tidak membuat laporan mengenai lapak kayu, dan saya juga sudah pertanyakan kepada Dirops apakah ada transaksi pembayaran tempat tersebut”, beber Harto.

Harto menghimbau agar pembayaran lapak atau kios harus sesuai dengan dokumen, karena sampai hari ini pihak perumda belum melakukan penagihan kepada pengusaha yang lapak atau kiosnya yang belum ada dokumennya.

“Kalaupun Perumda melakukan penagihan itu harus berdasarkan dokumen terlebih dahulu, kalau belum lengkap itu jelas sudah melanggar ketentuan atau Pungutan Liar (Pungli)”, jelas Harto.

Disisi lain penjaga lapak kayu tersebut saat dikonfirmasi mengatakan, mereka sudah menempati tempat itu kurang lebih 2 bulan, dan mereka juga sudah membayar kepada perumda sebesar 300 ribu perbulannya.

“Kami sudah hampir dua bulan bertempat di lapak ini, kami bayar seratus ribu perlapak dan kami pakai 3 lapak berarti kami bayar 300 ribu per bulan nya kepada penagih dari perumda pasar,” kata penjaga lapak Kayu yang tidak mau namanya di publish.

  • Penulis: Resa R

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Polemik Aset, Wagub Sultra Tegaskan Sudah Harus Tuntas Mei

    Polemik Aset, Wagub Sultra Tegaskan Sudah Harus Tuntas Mei

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

      INAnews.co.id, – Polemik aset antar Pemkab Buton dan Pemkot Baubau tidak lama lagi akan clear. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra kembali menfasilitasi Pemkab Buton dan Pemkot Baubau terkait pembahasan penyerahan dokumen kepemilikan aset di kantor Gubernur Sultra Rabu (28/4/2021). Pada rapat tersebut dipimpin oleh, Wakil Gubernur Sultra Dr H Lukman Abunawas, SH, MH dan […]

  • Kiprah Anak Muda Berantas Kemiskinan Lewat UMKM, Wirawan Panoedjoe Soebagyo Dukung Menko PMK

    Kiprah Anak Muda Berantas Kemiskinan Lewat UMKM, Wirawan Panoedjoe Soebagyo Dukung Menko PMK

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bpk Muhadjir Effendy mengajak peran serta anak muda dalam kontribusi meningkatkan kulaitas hidup serta tentaskan kemiskinan. “Saya sangat mendukung bagaimana pemuda menjadi kekuatan-kekuatan yang membawa masyarakat mengentaskan kemiskinan. Karena bagi saya, mengentas kemiskinan saja tidak cukup, tetapi mereka harus menjadi pelaku ekonomi nasional. Karena kalau […]

  • Megawati Mengambil Sumpah Pengurus Baru di Sekolah Partai DPP PDIP

    Megawati Mengambil Sumpah Pengurus Baru di Sekolah Partai DPP PDIP

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil sumpah pengurus baru di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024). Megawati menjelaskan bahwa pengambilan sumpah ini adalah mereka yang masa baktinya 2019-2024, kemudian diperpanjang hingga 2025. Nama-nama yang disumpah janji ditunjuk olehnya sesuai dengan hak prerogatif yang diberikan partai padanya. “Mereka yang telah dipanggil […]

  • Ribuan Orang Wafat, Menag Ajak Masyarakat Doa dan Hening Cipta

    Ribuan Orang Wafat, Menag Ajak Masyarakat Doa dan Hening Cipta

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

      INAnews.co.id, Jakarta – Ribuan masyarakat Indonesia meninggal karena pandemi Covid-19. Mereka berasal dari tenaga kesehatan, para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum lainnya. Data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini lebih 62 ribu masyarakat Indonesia yang meninggal dari 2,38 juta kasus Covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan hal terbaik […]

  • AION UT Terpilih sebagai Most Driven EV di GIIAS 2025

    AION UT Terpilih sebagai Most Driven EV di GIIAS 2025: Kombinasi Performa, Kemewahan, dan Pengendalian Terbaik di Kelasnya

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Syubhan Akib
    • 0Komentar

    Tangerang, INAnews — AION UT, mobil listrik premium dari GAC Indonesia, resmi dinobatkan sebagai Most Driven EV di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Gelar ini dinobatkan karena antusiasme tinggi dari pengunjung GIIAS 2025 yang mencoba langsung di area test drive. Hingga sehari sebelum GIIAS 2025 ditutup, sebanyak 2.453 orang telah menjajal langsung […]

  • Tommy Rondonuwu : menjaga tanah Minahasa berarti menjaga semua agama yang ada di tanah Minahasa

    Tommy Rondonuwu : menjaga tanah Minahasa berarti menjaga semua agama yang ada di tanah Minahasa

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INANews.co.id , Bitung – Kegiatan malam takbiran di Kota Bitung tidak hanya TNI dan Polri terlibat dalam pengamanan , tapi juga salah satu ormas adat yang ada di bitung salah satunya ormas BRIGDE WARANEY MALESUNG.

expand_less