News Feed
light_mode
Trending Tags

GMNI Tagih Langkah Tegas Kejari Buton Usut Dugaan Tipikor Dinas Pendidikan

  • account_circle Alan Mustajab
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, BUTON — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Baubau menagih langkah tegas Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton untuk menindaklanjuti laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, khususnya dalam pengelolaan anggaran Tahun Anggaran 2024–2025.

‎Desakan tersebut disampaikan GMNI Baubau sebagai bentuk pengawalan terhadap laporan yang telah mereka sampaikan kepada Kejari Buton pada Juni 2026 lalu. Mereka meminta adanya kepastian mengenai tindak lanjut laporan tersebut.

‎Ketua GMNI Baubau, Dhira Adiyatma Jaya, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah hal yang menurut mereka perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Buton yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024–2025.

‎Menurut Dhira, sejumlah kegiatan di lingkungan Dinas Pendidikan menjadi sorotan karena nilai anggaran yang berkaitan dengan kegiatan tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

‎“Bukti awal yang kami pegang adalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menunjukkan adanya temuan di Dinas Pendidikan Buton. Ini menyangkut masa depan pendidikan anak-anak Buton. Kami meminta Kejari jangan diam,” tegas Dhira, Senin (1/9/2026).

‎Ia menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2024 yang menjadi salah satu dasar laporan GMNI, terdapat temuan dengan nilai mencapai Rp218.688.886.

‎“Kami sudah mengumpulkan data. Semua sudah kami lampirkan dalam laporan kami,” lanjutnya.

‎GMNI Baubau meminta Kejari Buton segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penelusuran dan pemeriksaan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

‎Mereka juga meminta pihak kejaksaan memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), bendahara, serta pihak terkait lainnya sesuai kebutuhan pemeriksaan.

‎“Kami memberikan waktu 14 hari kerja untuk ada kepastian. Jika tidak ada progres, kami akan meneruskan laporan ini ke Kejati Sultra dan KPK, serta melakukan aksi besar,” kata Dhira.

‎Tiga Tuntutan GMNI Baubau

‎GMNI Baubau menyampaikan tiga tuntutan kepada Kejari Buton, yakni:

1. Membentuk tim untuk menindaklanjuti laporan dugaan tipikor di Dinas Pendidikan Kabupaten Buton.

2. Melakukan pemeriksaan atau audit secara menyeluruh terhadap program Tahun Anggaran 2024–2025 yang bersumber dari APBD sesuai kewenangan.

3. Menyampaikan perkembangan penanganan laporan secara transparan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.

‎GMNI Baubau menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut dan meminta proses penanganannya dilakukan secara profesional, transparan, serta sesuai ketentuan hukum.

‎Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kejaksaan Negeri Buton terkait laporan tersebut.

  • Penulis: Alan Mustajab

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Hadapi maraknya Hoax, pemerintah kerjasama dengan IMKI

    Hadapi maraknya Hoax, pemerintah kerjasama dengan IMKI

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Pemerintah kian fokus menanggulangi penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di Indonesia. Salah satunya dengan cara berkolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kekuatan dan jaringan untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan di tengah-tengah masyarakat.

  • GIIAS  2024, Rexco Pelumas Kenalkan 2 Produk Unggulan

    GIIAS 2024, Rexco Pelumas Kenalkan 2 Produk Unggulan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Rexco yang merupakan produk pelumas serbaguna kembali mengeluarkan produk terbarunya di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada tanggal 18-28 Juli di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Produk-produk untuk otomotif yang baru diperkenalkan ini diciptakan untuk memenuhi permintaan konsumen Rexco yang selama ini selalu setia menggunakan produk-produk Rexco. “Untuk tahun […]

  • Awas Jebakan ‘Upah Sundulan’: Kenaikan UMP Bisa Berujung PHK

    Awas Jebakan ‘Upah Sundulan’: Kenaikan UMP Bisa Berujung PHK

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta–  Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 sebesar 5–8 persen menuai sorotan. Di balik angka yang terkesan positif bagi pekerja, pakar ketenagakerjaan INDEF Deniey A. Purwanto mengingatkan adanya risiko tersembunyi yang kerap luput dari perhatian: fenomena upah sundulan. Upah sundulan terjadi ketika pekerja yang masa kerjanya sudah lebih dari satu tahun — dan seharusnya […]

  • Pabrik ekstasi jenis baru, ditemukan Polisi di Bogor

    Pabrik ekstasi jenis baru, ditemukan Polisi di Bogor

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id – Kepolisian Jakarta Barat umumkan temuan pabrik narkoba di wilayah  Perumahan Sentra Pondok Rajeg Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Rumah itu diduga memproduksi puluhan ribu pil ekstasi jenis baru selama satu tahun terakhir. “Hasil temuan ada beberapa bahan pembuat narkoba yang tergolong langka.Kami menduga ini merupakan jaringan internasional,” terang Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, […]

  • Alasan AS Serang Iran: Putus Suplai Energi Murah ke China

    Alasan AS Serang Iran: Putus Suplai Energi Murah ke China

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Serangan Amerika Serikat terhadap Iran dinilai merupakan bagian dari pola perilaku hegemon yang konsisten sepanjang sejarah: memaksimalkan kekuasaan (maximizing power) dan memotong sumber daya potensial pesaing utamanya, China. “Ini perilaku hegemon sejati yang normal dalam sejarah hegemon dari tahun 0 Masehi sampai sekarang,” kata Andi Widjajanto dalam wawancara dengan Akbar Faizal, Selasa (3/3/2026). […]

  • Emilia Contesa tekankan anak bangsa pegang teguh PBNU

    Emilia Contesa tekankan anak bangsa pegang teguh PBNU

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Adhi Puger
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jember – Anggota DPD RI. Emilia Contessa, menyempatkan diri untuk hadir dihadapan para anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dalam acara kegiatan sosialiasi 4 pilar yang dilaksanakan di Di Aula Dira Park Ambulu, pada Senin 18 Maret 2019.

expand_less