News Feed
light_mode
Trending Tags

Magang 6 Bulan tak Guna tanpa Kerja

  • account_circle Robi
  • calendar_month 35 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menilai pelaksanaan Magang Nasional Batch 2 perlu dipastikan benar-benar menjadi jembatan bagi fresh graduate untuk memasuki dunia kerja, bukan sekadar menambah pengalaman di dalam CV.

Menurut Netty, program yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan tersebut relevan untuk menjawab persoalan kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang mengikuti program.

“Magang memang penting untuk memberikan pengalaman kerja kepada fresh graduate. Tetapi tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan pengalaman. Yang lebih penting adalah apakah pengalaman tersebut benar-benar meningkatkan kompetensi dan membuka jalan menuju pekerjaan yang layak,” ujar Netty dalam keterangan, Rabu (2/9/2026).

Netty mengatakan, pemerintah perlu memastikan peserta mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kompetensi, pendampingan, serta pembelajaran yang nyata selama menjalani magang. Jangan sampai program magang justru berubah menjadi cara memperoleh tenaga kerja untuk pekerjaan rutin tanpa memberikan peningkatan kompetensi bagi peserta.

“Jangan sampai kita hanya menyelesaikan persoalan ‘belum punya pengalaman kerja’, tetapi setelah magang selesai mereka kembali menghadapi persoalan yang sama, yaitu sulit mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Karena itu, Netty mendorong agar evaluasi Magang Nasional tidak berhenti pada berapa banyak peserta yang diterima dan menyelesaikan program, tetapi juga melihat berapa banyak peserta yang memperoleh pekerjaan setelah magang, kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi, serta keberlanjutan mereka di dunia kerja.

“Ukuran keberhasilan program harus sampai pada outcome. Berapa yang setelah magang diterima bekerja? Apakah pekerjaannya sesuai kompetensi? Dan apakah mereka mampu bertahan dalam pekerjaan tersebut?” jelasnya.

Netty juga menilai aspek perlindungan peserta perlu diperhatikan. Peserta magang tetap harus mendapatkan lingkungan kerja yang aman, jam kerja yang wajar, pendampingan, serta mekanisme pengaduan apabila terjadi persoalan selama program.

“Fresh graduate jangan hanya dilihat sebagai penerima manfaat program, tetapi juga sebagai generasi pekerja yang sedang memasuki dunia kerja. Mereka membutuhkan pengalaman, tetapi juga membutuhkan perlindungan dan kepastian arah setelah program selesai,” tegas Netty.

Netty berharap Magang Nasional dapat menjadi bagian dari strategi yang lebih besar untuk mengatasi skill mismatch dan memperkuat transisi dari pendidikan menuju pekerjaan.

“Magang enam bulan bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah semakin banyak anak muda yang memiliki kompetensi dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Jangan sampai pengalaman bertambah, tetapi kesempatan kerjanya tetap tidak bertambah,” pungkasnya.*

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Operasi Nemangkawi Tidak Pernah Melakukan Pelanggaran HAM ke KKB di Papua

    Operasi Nemangkawi Tidak Pernah Melakukan Pelanggaran HAM ke KKB di Papua

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Adin
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jayapura – Belum lama ini Lembaga bantuan hukum (LBH) Papua Menilai, Intruksi Presiden dengan sandi Nemangkawi di Kabupaten Nduga telah melahirkan pengungsian dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), 30/07/2020 Untuk itu, LBH mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia segera membentuk tim investigasi terkait dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di […]

  • Bazaar Astra Peugeot : Untuk Spare Part & Service  Diskon Hingga 97%!

    Bazaar Astra Peugeot : Untuk Spare Part & Service Diskon Hingga 97%!

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Astra Peugeot kembali membuat kejutan di pengujung tahun. Astra Peugeot akan menggelar Spare Part Bazaar di showroom Astra Peugeot BSD, Astra Biz Center BSD City. Catat tanggalnya, di akhir tahun 2019 ini pada Sabtu 7 Desember 2019  dan terbuka untuk umum. Bazaar suku cadang dan servis ini merupakan bentuk komitmen Astra Peugeot […]

  • Hadirkan Anak Yatim Piatu dan Media, Vasaka Hotel Jakarta Gelar “Berbuka & Berbagi” 

    Hadirkan Anak Yatim Piatu dan Media, Vasaka Hotel Jakarta Gelar “Berbuka & Berbagi” 

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta  –  Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan serta sebagai bentuk program berkelanjutan dari hotel bintang 4 di Jakarta Timur ini, Vasaka Hotel Jakarta dengan bangga menggelar acara “Berbuka & Berbagi”, sebuah kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh karyawan Vasaka Hotel Jakarta dan dihadiri oleh tamu undangan dari owning company […]

  • Sebaiknya Kredit Macet Bank BUMN dan BPD Mendapatkan Payung Hukum

    Sebaiknya Kredit Macet Bank BUMN dan BPD Mendapatkan Payung Hukum

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Gerai hukum Art & Rekan berpendapat bahwa,di perkirakan beberapa tahun yang lalu akhirnya meledak kegelisahan para bankir bank BUMN terkait ketidakpastian penyelesaian kredit macet yang dimiliki bank.

  • Didu Sebut Musuh Terbesar Pertamina Selalu Datang dari Kekuasaan

    Didu Sebut Musuh Terbesar Pertamina Selalu Datang dari Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik dan mantan pejabat BUMN, Muhammad Said Didu, menegaskan bahwa ancaman terbesar bagi Pertamina sepanjang sejarah selalu berasal dari tekanan eksternal kekuasaan, bukan dari internal perusahaan. “Musuh Pertamina itu ada di luar, bukan di Pertamina. Yang merusak Pertamina itu selalu dari luar,” ujar Said Didu dalam acara HUT Federasi Serikat Pekerja Pertamina […]

  • Waskita Karya Jamin Bakal Selesaikan 7 Proyek IKN Semester I/2024

    Waskita Karya Jamin Bakal Selesaikan 7 Proyek IKN Semester I/2024

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menjamin penyelesaian proyek di Ibu Kota Nusantara pada Semester I 2024. Tujuh proyek IKN tersebut diantaranya yakni Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4, Tol IKN Segmen 5A, Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung. Serta Kementerian Koordinator 3, Kementerian Koordinator 4, IPAL 123, dan Saluran Utilitas Terpadu (MUT) – 01. […]

expand_less