News Feed
light_mode
Trending Tags

INKOPPAS: Pasar Rakyat Sepi Bukan karena Online

  • account_circle Robi
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, JakartaInduk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) menegaskan bahwa sepinya pasar rakyat di seluruh Indonesia bukan semata-mata disebabkan oleh maraknya perdagangan daring, melainkan lebih disebabkan oleh buruknya infrastruktur dan lemahnya sistem pengelolaan pasar. Hal itu disampaikan Sekretaris Umum INKOPPAS, Andrian Lame Muhar, usai menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kementerian Perdagangan, Direktorat Prasarana dan Logistik, Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi DKI Jakarta, serta BUMD PD Pasar Jaya.

“Yang ditangkap pemerintah pusat, pasar rakyat sepi karena faktor penjualan online dan daya beli masyarakat yang menurun. Tapi kami membantah—bukan online yang paling signifikan. Banyaknya permasalahan infrastruktur di pasar membuat pengunjung malas masuk,” ujar Andrian.

Ia menjelaskan, kondisi infrastruktur yang buruk mendorong pedagang menutup kiosnya karena pembeli semakin sedikit, ditambah beban retribusi dan pengelolaan yang tidak optimal. Akibatnya, pasar rakyat tampak seperti pasar mati—sepi pedagang, sepi pembeli.

Koperasi Diminta Dilibatkan dalam Pengelolaan

Merujuk pada amanat Pasal 33 UUD 1945 dan arahan Presiden Prabowo Subianto, INKOPPAS mendorong agar koperasi pedagang pasar dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan pasar, baik yang dibiayai dana swasta maupun APBN.

“Kalau koperasi pedagang pasar dilibatkan, pedagang merasa sebagai tuan rumah. Mereka akan menyiapkan infrastrukturnya sendiri, lebih rapi, lebih terjaga. Karena hanya penghuni rumahlah yang bisa membenahi rumahnya,” kata Andrian.

Untuk pasar yang dibangun menggunakan APBN, INKOPPAS meminta dilibatkan sejak tahap perencanaan agar kios-kios yang dibangun pemerintah tidak terbengkalai kosong. Selama ini, pembangunan pasar oleh pemerintah pusat sering kali tidak berkoordinasi dengan koperasi atau asosiasi pedagang, sehingga pedagang enggan pindah dan anggaran negara terbuang sia-sia.

Kemendag Respons Cepat

Andrian mengapresiasi respons cepat Menteri Perdagangan Budi Santoso. Hanya sekitar dua pekan setelah audiensi pada 20 Februari lalu, seluruh pemangku kepentingan sudah dikumpulkan untuk merumuskan solusi konkret.

“Saya cukup berterima kasih dengan Pak Menteri, cukup cepat merespons. Dari 20 Februari kita berdialog, hari ini langsung dikumpulkan dan kita menemukan resolusi,” ujarnya.

Sejumlah pasar yang masuk dalam pembahasan awal antara lain Pasar Cibubur dan Pasar Pondok Labu di Jakarta, satu pasar di kawasan IKN, serta Pasar Cicaheum di Bandung. Kerja sama pengelolaan rencananya akan melibatkan BUMD terkait di masing-masing daerah.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Baca Juga

  • Quo Vadis Partai Golkar

    Quo Vadis Partai Golkar

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Jika dikaji dengan seksama akar masalah dari ketegangan yang ada sekarang ini ditubuh partai Golkar karena DPP Partai Golkar tidak juga mau menyelenggarakan Rapat Pleno . Walau ini amanat AD/ ART. Hal ini sudah diajukan oleh para pengurus agar diselenggarakan Rapat Pleno dan usulan itu sudah disampaikan baik lisan maupun tertulis. […]

  • Ondang Minta Humiang Lantik, ASN Yang Melakukan Pelanggaran Netralitas Jadi Kepsek

    Ondang Minta Humiang Lantik, ASN Yang Melakukan Pelanggaran Netralitas Jadi Kepsek

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

      INAnews.co.id Bitung– Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini Pjs Edison Humiang, beberapa waktu yang lalu telah melantik 7 Kepala Sekolah yang diduga melanggar aturan, kali ini melalui surat rekomendasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung Julius Ondang meminta agar Pjs melantik lagi salah satu Kepala Sekolah (Kepsek) untuk menggantikan Kepala Sekolah yang sudah masuk Batas […]

  • Masyarakat Diminta Cermat Kenali Gelagat Calo CASN

    Masyarakat Diminta Cermat Kenali Gelagat Calo CASN

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Alan Mustajab
    • 0Komentar

      INAnews.co.id, Jakarta – Maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di masa perekrutan calon abdi negara kerap terjadi. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mengimbau masyarakat agar cermat mengenali modus penipuan yang dilakukan para calo yang menjanjikan kelulusan menjadi aparatur sipil negara (ASN) dengan meminta imbalan tertentu. Kepala Biro […]

  • JIC Gelar JIEF 2025, Ajak Umat Perkuat Akhlak Bangsa

    JIC Gelar JIEF 2025, Ajak Umat Perkuat Akhlak Bangsa

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Jakarta Islamic Centre (JIC), melalui Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ), kembali menggelar Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) pada 2-3 September 2025. Mengusung tema “Pendidikan Berakar Iman, Bertumbuh Inovasi,” acara tahunan ini menjadi platform untuk mengedukasi dan mendorong penguatan nilai-nilai keimanan serta akhlak di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengkajian dan […]

  • Tidak Hadir Dalam Hut Kota Bitung, Maurits-Hengki Di Pertanyakan Warga

    Tidak Hadir Dalam Hut Kota Bitung, Maurits-Hengki Di Pertanyakan Warga

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

    INAnews.co.id Bitung– Dalam rangka merayakan Hut Kota Bitung yang ke 30, DPRD Kota Bitung menggelar Rapat Paripurna yang dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD Kota Bitung, Sabtu 10 Oktober 2020. Rapat Paripurna ini dihadiri oleh seluruh pejabat yang ada di lingkup pemerintah Kota Bitung dan Pjs Gubernur Sulawesi Utara DR. Drs. Agus Fatoni, M.Si, serta Kapolda […]

  • Dewan Pengawas Akan Diumumkan dan Dilantik Bersamaan Ketua KPK

    Dewan Pengawas Akan Diumumkan dan Dilantik Bersamaan Ketua KPK

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INANews.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo ungkap bahwa saat ini masih menerima masukan mengenai siapa yang nantinya pantas ditempatkan dalam Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

expand_less