News Feed
light_mode
Trending Tags

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Peluncuran Buku Karya Prof. Dr. Ahmad M. Ramli

  • account_circle S Edy
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Bandung – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi peluncuran tiga buku karya Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (FH Unpad), Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, yang juga promotor disertasi doktoral Bamsoet mengenai ‘Peranan dan Bentuk Hukum Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai Payung Hukum Pelaksanaan Pembangunan Berkesinambungan dalam Menghadapi Revolusi Industri 5.0 dan Indonesia Emas’. 

Selain ditulis sendiri oleh Prof. Ahmad M. Ramli seperti buku ‘Lagu-Musik dan Hak Cipta’, dua buku lainnya ditulis Prof. Dr. Ahmad M. Ramli bersama putera dan puterinya, yakni ‘Hukum sebagai Infrastruktur Transformasi Indonesia’, yang ditulis bersama Dr. Tasya Safiranita Ramli. Serta ‘Kompilasi Perjanjian Internasional Aktual di Bidang Kekayaan Intelektual yang Diratifikasi Indonesia’, ditulis bersama Dr. Tasya Safiranita Ramli dan Reihan Ahmad Millaudy. Selain ketiga buku karya Prof. Ahmad M. Ramli, FH Unpad juga meluncurkan buku ‘Rahasia Dagang’, karya Dr. Ranti Fauza Mayana, dan Tisni Santika.

“Buku ‘Hukum sebagai Infrastruktur Transformasi Indonesia’ sangat bermanfaat bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, hingga Society 5.0. Teori Hukum Transformatif yang dicetuskan Prof. Ramli merupakan sebuah teori hukum yang memandang hukum tidak semata berfungsi untuk terciptanya ketertiban, kepastian, dan keadilan. Tetapi juga menjadikan hukum sebagai infrastruktur transformasi untuk kekuatan bangsa dalam menghadapi revolusi digital yang tidak dapat dibendung,” ujar Bamsoet dalam peluncuran buku karya para guru besar FH Unpad sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum dan HAM (BPSDM Hukum dan Ham) dengan FH Unpad, di Kampus Unpad, Bandung, Senin (24/10/2022).

Turut hadir antara lain, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi, Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Perencanaan Unpad Prof. Drs. Yanyan Mochamad Yani, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat sekaligus Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Atalia Praratya Kamil, serta Dekan FH Unpad Idris.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, pendekatan hukum transformatif progresif juga diperlukan di berbagai bidang, agar Indonesia bisa unggul sebagai kompetitor saat dunia memasuki transformasi yang demikian masif. Disinilah hukum berfungsi sebagai akselerator transformasi di berbagai bidang, dan bukan sebagai penghambat transformasi.

“Buku lainnya yang ditulis Prof. Ramli, ‘Lagu-Musik dan Hak Cipta’, juga tidak kalah penting. Ditulis dengan gaya bertutur yang mudah dicerna, buku ini membawa kita memahami tidak hanya aspek hak cipta, tetapi juga background terciptanya sebuah lagu tanpa perlu susah mencerna, karena ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami meskipun tetap ilmiah,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, hadirnya berbagai buku karya para guru besar FH Unpad membuktikan bahwa sivitas akademika Unpad memiliki reputasi tinggi. Tidak heran jika Unpad bisa menempati ranking membanggakan, baik di level nasional maupun level internasional. Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings yang dirilis Juni 2022, peringkat Unpad kembali naik pada peringkat 751-800 dunia dan menduduki peringkat ke-7 nasional.

Lahirnya berbagai karya buku tersebut juga membuktikan bahwa FH UNPAD memiliki kekhasan dalam bidang cyber law dan transformasi digital yang saat ini menjadi sangat relevan dan kontekstual. Mengingat dunia tidak hanya telah memasuki revolusi industry 4.0 melainkan juga society 5.0, dimana perkembangan teknologi mendorong kita untuk menciptakan nilai baru. Misalnya metaverse yang dapat menjembatani dunia maya dengan dunia realita, karena pengguna memiliki akses pada avatar digital untuk berinteraksi. Bahkan bertransaksi dalam komunitas virtual yang saling terhubung.

“Saya sendiri telah terjun ke dunia metaverse dengan mengembangkan Bali Metatourism, melalui kolaborasi antara Bali Twin Metaverse, PT Blackstone Indonesia, Grahadi Bali Entertainment dan Kicau Mania. Melalui Bali Metatourism, siapapun, kapanpun, dan dimanapun, bisa menikmati eksotiknya pulau Bali dan aset yang dimiliki PT Blackstone Indonesia, Grahadi Bali Entertainment dan Kicau Mania secara virtual seolah berada langsung dalam dunia nyata. Unpad tidak boleh kalah, harus segera melahirkan metaeducation untuk mempermudah pelayanan pendidikan kepada para mahasiswa dan sivitas akademikanya,” pungkas Bamsoet.

  • Penulis: S Edy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Sepuluh Fintech terbaik terdaftar Versi OJK

    Sepuluh Fintech terbaik terdaftar Versi OJK

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id , Jakarta – Teknologi Finansial (Financial Technology/Fintech) merupakan teknologi dibidang keuangan di era digital.

  • Menkes Apresiasi Pasukan Putih Terobosan Pemprov DKI Jakarta

    Menkes Apresiasi Pasukan Putih Terobosan Pemprov DKI Jakarta

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis promotif dan preventif bagi masyarakat. Pendekatan ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan hadiah terbaik bagi rakyat Indonesia: hidup sehat dan berkualitas. “Saya ingin mengucapkan selamat karena teman-teman di DKI Jakarta benar-benar ingin mengusahakan […]

  • Peneliti Lihat Ada Upaya Pecah Belah Mahasiswa UI

    Peneliti Lihat Ada Upaya Pecah Belah Mahasiswa UI

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Peneliti senior sekaligus mantan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Ikrar Nusa Bhakti, menuding ada upaya memecah belah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di tengah gerakan mereka yang menyuarakan aspirasi pro rakyat, pro petani, dan pro buruh. Kritik itu ia sampaikan lewat kanal YouTube pribadinya yang diunggah Kamis (27/8/2026). Menurut Ikrar, sorotan itu […]

  • Ahmad Dhani jalani mapenaling di Rutan kelas I Surabaya

    Ahmad Dhani jalani mapenaling di Rutan kelas I Surabaya

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2019
    • account_circle Nana Chasditira
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta – Musisi sekaligus politikus Ahmad Dhani akan menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling).

  • Max J Lomban Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Yang Berdampak Covid 19.

    Max J Lomban Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Yang Berdampak Covid 19.

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

    INAnews.co.id Bitung– Bantuan kepada masyarakt terus di lakukan oleh Pemerintah Kota Bitung, bantuan ini di berikan kepada masyarakat yang kurang mampu sesuai dengan data yang diterima oleh pemerintah Kota Bitung melalui Pala, Rt dan Instansi terkait lainnya. Bertempat di lobi kantor Wali Kota sudah di serahkan secara simbolis kepada warga yang kurang mampu oleh Wali […]

  • Penghambat Utama Masuk Investasi Asing: Rendahnya Kapasitas SDA

    Penghambat Utama Masuk Investasi Asing: Rendahnya Kapasitas SDA

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- EKonom Ferry Latuhihin menyoroti rendahnya kapasitas sumber daya manusia Indonesia sebagai penghambat utama masuknya investasi asing langsung (FDI), khususnya di sektor berteknologi tinggi seperti kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Ia mengutip pengalaman langsung diundang ekonom Kedutaan Besar Amerika Serikat yang menyebut minimnya tenaga kerja terampil membuat investor asing di sektor tersebut memilih relokasi […]

expand_less