Kredit Tumbuh 13,58 Persen, OJK Akui UMKM Tertinggal Jauh
- account_circle Robi
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Friderica Widyasari Dewi, dok. MI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INAnews.co.id, Jakarta- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengonfirmasi pertumbuhan kredit perbankan nasional telah melampaui target awal tahun, namun kesenjangan dengan sektor UMKM masih menganga lebar.
“Kredit terus bertumbuh sudah double digit Bu, dan ini bahkan lebih tinggi daripada target yang ditargetkan oleh OJK… kita mentargetkan 12% di tahun ini tapi sudah terlampaui, 13 persen angkanya,” ujar Kiki, sapaan akrabnya, dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026, Kamis (3/9/2026).
Namun ia mengakui kredit UMKM jauh tertinggal meski sudah membaik dari posisi minus di awal tahun. “Kalau Ibu Avi bertanya tentang UMKM, betul Bu, memang pertumbuhannya belum seperti yang kita harapkan,” katanya.
Friderica juga mengungkap OJK tengah bersiap menjalankan mandat baru dari UU P2SK berupa pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis yang mulai berlaku 1 Januari 2027. “Persiapannya memang cukup cukup mendesak, tetapi insyaallah sudah kami siapkan,” ujarnya. Ia turut menyoroti pesatnya pertumbuhan investor ritel pasar modal yang kini mencapai 30 juta orang, jauh meningkat dari sekitar 250 ribu investor pada era sebelumnya. “Ini luar biasa,” katanya.
- Penulis: Robi

Saat ini belum ada komentar